JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
How to gamble with Cryptocurrency History of Roulette How to play Poker How to Win At Blackjack How to Play Roulette Casino hashdice bitcoin slot games

Pengendalian Penyakit Kresek Pada Semangka Dan Melon

Oleh: (Mega Andini, dan Kuswandi).
Semangka dan melon merupakan komoditas buah tropika yang cukup diminati. Umurnya yang pendek, produksi per hektar yang tinggi, dan harga jual yang cukup bersaing, membuat kedua komoditas banyak dilirik oleh petani. Kedua komoditas buah ini juga banyak disukai konsumen, terutama pada saat bulan Ramadhan sebagai salah satu buah yang sering dikonsumsi saat berbuka puasa. Semangka dan melon secara alami terbukti dapat menurunkan tekanan darah, sehingga biasa dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki masalah hipertensi (tekanan darah tinggi).

Dalam budidayanya, kedua jenis tanaman timun-timunan ini sering terkendala beberapa hama dan penyakit utama di lapang. Serangga hama yang sering berkunjung antara lain belalang, jangkrik, ulat grayak, aphids, dan lalat buah. Penyakit yang sering menyerang semangka dan melon antara lain, antraknos, dan kresek.

Penyakit kresek atau downy mildew merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti petani semangka dan melon. Penyakit yang disebabkan oleh Pseudoperonospora cubensis ini berkembang dengan sangat cepat pada saat kondisi cuaca dan kelembaban yang tidak menentu, dan menular ke seluruh populasi tanaman dalam waktu yang relatif singkat. Serangan penyakit akan bertambah parah pada lingkungan dengan kelembaban tinggi, dan drainase tanah yang buruk. Serangan diawali dengan munculnya bintik coklat di bagian tengah daun, yang bertambah lebar dari hari ke hari, yang berakhir dengan berubahnya seluruh permukaan daun menjadi warna coklat, dan mengering. Serangan yang parah dari penyakit ini dapat menyebabkan gagal panen.

mln4 mln3
Gambar 1

Gambar 1. Serangan penyakit kresek pada semangka.
Hampir setiap musim tanam semangka dan melon yang ditanam di IP2TP Aripan terserang oleh penyakit ini, tim peneliti semangka dan melon Balitbu Tropika telah melakukan berbagai upaya dan berjuang untuk mengatasi penyakit ini. Berbagai jenis bahan aktif fungisida telah diaplikasikan, dan baru baru ini tim semangka dan melon menemukan formulasi fungisida yang paling ampuh/tepat menangani penyakit ini. Formulasi fungisida tersebut adalah campuran fungisida berbahan aktif klorotalonil dan simoksanil dengan komposisi bahan aktif saat aplikasi adalah 1:1 (w/w) dalam 15 L air.

 mln1
Gambar 2

Gambar 2. Serangan penyakit kresek pada tanaman melon
Selanjutnya dari pengamatan tim di lapang diketahui juga bahwa, efektifitas penyemprotan formula fungisida ini meningkat jika dilarutkan di dalam air ber- pH rendah (pH 4-4,5) dan untuk mendapatkan kondisi ini , tim peneliti semangka dan melon Balitbu Tropika mencampurkan 2 kg tawas ke dalam 15 l formula fungisida. 

Oleh: (Mega Andini, dan Kuswandi).

 

 

 

 

 

Pin It

Comments powered by CComment