JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jumat, 26 Februari 2021, Mahasiswa UMSB (Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat) dari Fakultas Kehutanan melaksanakan praktikum lapangan ke Balitbu Tropika guna mempelajari tentang Kultur Jaringan dan perbanyakan vegetatif. Rombongan yang berjumlah 15 orang ini di ketuai oleh Fauzan S.Si., M.Si., yang juga merupakan dosen Fakultas Kehutanan UMSB.

Rombongan di sambut baik oleh Koordinator Layanan Masyarakat Balitbu Tropika, Nofiarli, S.TP, MP. dan materi kultur jaringan di sampaikan oleh peneliti Balitbu Tropika, Andre Sparta, S.P., M.Sc. di laboratorium Balitbu. Kunjungan di lanjutkan ke Kebun IP2TP Aripan. Di sini, para rombongan dijelaskan tentang perbanyakan tanaman secara vegetatif oleh Sukarmin, S.P. Disini tidak hanya penjelasan secara teori, namun juga diajarkan praktek secara langsung metode perbanyakan tanaman secara vegetatif.

Teknik kultur jaringan memanfaatkan prinsip perbanyakan tumbuhan secara vegetatif. Berbeda dari teknik perbanyakan tumbuhan secara konvensional, teknik kultur jaringan dilakukan dalam kondisi aseptik di dalam botol kultur dengan medium dan kondisi tertentu. Karena itu teknik ini sering kali disebut kultur in vitro. Dikatakan in vitro (bahasa Latin), berarti "di dalam kaca" karena jaringan tersebut dibiakkan di dalam botol kultur dengan medium dan kondisi tertentu. Teori dasar dari kultur in vitro ini adalah Totipotensi. Teori ini mempercayai bahwa setiap bagian tanaman dapat berkembang biak karena seluruh bagian tanaman terdiri atas jaringan-jaringan hidup. Oleh karena itu, semua organisme baru yang berhasil ditumbuhkan akan memiliki sifat yang sama persis dengan induknya.

Write comment (0 Comments)