JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sebagai bentuk konsistensi Litbang Pertanian melalui Balitbu Tropika dalam pengembangan pisang, sekaligus upaya meningkatkan perekonomian masyarakat petani yang terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 9 Desember 2021, kembali diselenggarakan bimbingan teknis (BIMTEK) singkat. Bimtek ini mengenai teknik perbanyakan benih pisang konvensional dan budidaya pisang. Kegiatan dilaksanakan di Desa Badarai, Kec. Wewiku, Kab.Malaka.

nt1

Bimbingan teknis ini diadakan dengan tujuan agar bantuan Pisang Barangan Merah hasil kultur jaringan yang sebelumnya sudah diterima dan ditanam, selanjutnya dapat dikembangkan secara mandiri oleh petani setempat. Narasumber yang dihadirkan dalam bimtek tersebut adalah Drs. Edison HS dan Dr. Martias, M.P. Bimbingan teknis singkat ini diikuti oleh 13 orang peserta, diantaranya adalah ketua kelompok tani pisang dan beberapa penyuluh Desa Badarai, Kec. Wewiku.

nt2 nt5

Selain pemberian materi, dalam bimtek tersebut juga dilakukan praktek cara perbanyakan benih pisang dengan pematian titik tumbuh. Terlihat petani sangat antusias mengikuti penyampaian materi bimtek begitu juga dengan praktek cara memperbanyak benih secara konvensional tersebut. Hal ini dikarenakan teknik perbanyakan benih yang diajarkan lebih mudah dan tidak membutuhkan biaya mahal, begitu ungkap mereka. Selain melaksanakan kegiatan bimtek, Balitbu Tropika melalui kegiatan RPIK Pisang juga membuatkan rumah benih sebagai dukungan terbentuknya penangkar benih di Desa Badarai tersebut.

nt3 nt4

Semoga dengan diadakan kegiatan bimtek dan bantuan rumah benih ini, menjadi titik awal terbangunnya penangkar benih pisang Barangan Merah di NTT.

Pin It

Comments powered by CComment