JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
How to gamble with Cryptocurrency History of Roulette How to play Poker How to Win At Blackjack How to Play Roulette Casino hashdice bitcoin slot games

Update kegiatan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) bekerjasama dengan Direktorat Perlindungan Hortikultura pada Selasa, 12 Oktober 2021 mengenai kegiatan “Sosialisasi Penerapan Teknologi Pengelolaan Lalat Buah Skala Luas (AWM Lalat Buah) pada Tanaman Mangga” seri ke-2. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di GOR PGRI, Desa Cijeungjing, Kec. Jatigede, Kab. Sumedang yang dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri dari petani mangga, penyuluh, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan staf Dinas Pertanian dan instansi terkait.

itm9 itm1 

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ramdani mengucapkan selamat datang kepada peserta kegiatan sosialisasi dan sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini karena Sumedang merupakan sentra produksi tanaman mangga Gedong Gincu yang masih perlu ditingkatkan kualitas buahnya. Kegiatan sosialisasi seri ke-2 ini dibuka secara resmi oleh Direktur Perlindungan Hortikultura Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi. Beliau berpesan agar peserta berpartisipasi secara aktif mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena sosialisasi ini disampaikan oleh ahli yang sangat berkompeten dibidangnya, silahkan bertanya apa saja agar bisa paham dan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua.

itm2 itm3

Lebih lanjut, Affandi, SP, MSc, PhD, peneliti Balitbu Tropika mewakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura menyampaikan informasi kegiatan penelitian kerjasama antara pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Pertanian dan Australia yang diwakili oleh Australian Center for International Agricultural Research (ACIAR) terkait pengelolaan lalat buah skala luas pada tanaman mangga yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018.  

itm4

Informasi terkait manfaat penerapan teknologi AWM Lalat Buah skala luas secara ekonomi dan sosial disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Saptana, MSi dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSE-KP). Berdasarkan hasil penelitian tim PSE-KP, petani yang menerapkan teknologi AWM lalat buah pada tanaman mangga memperoleh penghasilan yang lebih baik dibandingkan petani yang tidak merepatkan teknolosgi tersebut. Pemaparan mengenai bio-ekologi lalat buah hama pada tanaman yang menjadi dasar dalam pengendalian hama disampaikan oleh Dr. Suputa dari Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Komponen pengendalian yang digunakan dalam teknologi AWM lalat buah mangga dijelaskan secara ilmiah.

Pada sesi siang, peserta kegiatan sosialisasi diberikan pemaparan mengenai pengalaman petani mangga di Desa Krasak, Kec. Jati Barang, Kab. Indramayu, Waryana dan petugas POPT Kec. Sedong dan Beber, Kab. Cirebon, Cecep Kurnia dalam menerapkan teknologi AWM Lalat Buah. Diharapkan dengan pemberian materi yang dilakukan oleh petani dan petugas POPT sebagai pelaksana di lapang, teknologi ini bisa menyebar dengan lebih luas dan peserta bisa berdiskusi secara langsung yaitu petani dan POPT. Jika hanya mendengar penjelasan tanpa praktek diperkirakan masih kurang jelas bagi peserta, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan praktek bagaimana tata cara pelaksanaan teknologi AWM Lalat Buah tersebut yang dipandu oleh Waryana dan Cecep Kurnia.

itm5 itm6

Peserta sosialisasi sangat bersemangat mengikuti pemaparan dari berbagai nara sumber dan antusias dalam bertanya dan berdiskusi. Pada saat diskusi, salah satu peserta yang merupakan petugas POPT di Kab. Sumedang, Hikmat memberikan testimoni bahwa beliau pernah melakukan penyulingan selasih yang dikenal sebagai bahan penarik lalat buah di lokasi AWM Lalat Buah yang ditangani oleh POPT Cecep Kurnia. Tidak ada satupun lalat buah yang datang ke lokasi tersebut saat penyulingan selasih, padahal kalau beliau melakukan penyulingan di lokasi lainnya ribuan lalat buah yang datang, sehingga beliau percaya bahwa bahwa teknologi AWM ini efektif dalam mengendalikan lalat buah. Peserta berharap teknologi ini dapat diterapkan juga pada area lainnya di Jawa Barat tidak hanya Cirebon dan Indramayu.

itm8

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengelolaan lalat buah skala luas pada tanaman mangga ini didanai Department of Agriculture and Fisheries, Queensland Government dan Australian Center for International Agricultural Research (ACIAR) melalui project No. HORT-2015/042

Ingin tahu lebih lanjut terkait kegiatan ini? Sobat Buah Tropika dapat mengakses link Youtube berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=VKpV2t-nkKg

Pin It

Comments powered by CComment