JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
How to gamble with Cryptocurrency History of Roulette How to play Poker How to Win At Blackjack How to Play Roulette Casino hashdice bitcoin slot games

Hari ini Rabu, 30 Juni 2021 Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika), Puslitbang Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat dan Dinas Pertanian Kab. Cirebon melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Mangga.

smph1

Kegiatan yang di laksanakan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon ini bertemakan "Optimalisasi Perbanyakan Benih dan Budidaya Mangga berbasis Inovasi dalam rangka Peningkatan Daya Saing di Pasar Domestik dan Ekspor". Tidak hanya secara offline, bimtek ini pun dapat diikuti melalui zoom dan live streaming di Youtube.

Acara diikuti oleh 170 orang peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang seperti petani mangga, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan swasta.

smph2 smph3

Ibu Sri Yuliati. SP. MSi.,  selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dan stakeholder dalam meningkatkan produksi mangga, mulai dari segi budidaya, pengendalian Hama Penyakit dan penanganan pasca panen. Selain itu, ini merupakan langkah untuk mendiseminasikan varietas-varietas unggul mangga yang telah didaftarkan, seperti varietas mangga Garifta Merah, Agrigardina dan Roman Ayu yang beberapa waktu lalu baru dilepas oleh PEMDA Kab. Cirebon.

Kepala Badan Perencana Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kab. Cirebon, Drs. H. Suhartono, M. Si., yang kali ini mewakili Bupati Kab. Cirebon menyampaikan bahwa wilayah Cirebon sebagai salah satu sentra mangga, khususnya Varietas Gedong Gincu memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Beliau berharap semoga acara Sosialisasi dan BIMTEK ini dapat  bermanfaat bagi Petani Mangga Kab. Cirebon.

smph4

Selain itu, diharapkan petani mangga di Kab. Cirebon ini dapat membudidayakan mangga dengan cara yang lebih efisien agar mendapatkan hasil produksi yang berlipat ganda, ungkap Dr. Ir. Wiratno, M.Env.,Mgt, Ka Balai Penelitian Tanah, yang juga mewakili Kepala Pusat Litbang Hortikultura.

Irma Nurjanah, S.Pt, Dinas Pertanian Kab.Cirebon menjelaskan bahwa ada 8 Kecamatan di Kab. Cirebon yang menjadi sentra mangga khususnya mangga Gedong Gincu. Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan produksi dan kualitas mangga Gedong Gincu sehingga dapat bersaing baik dalam pasar Domestik dan Ekspor.

Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi RPIK Mangga karena kabupaten ini merupakan salah satu sentra produksi mangga di Jawa Barat, khususnya mangga Gedong Gincu yang sebelumnya sudah menjadi mangga kualitas Ekspor.

Pin It

Comments powered by CComment