JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
How to gamble with Cryptocurrency History of Roulette How to play Poker How to Win At Blackjack How to Play Roulette Casino hashdice bitcoin slot games

Hari ini Jumat, 18 Juni 2021 Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika bersama Puslitbang Hortikultura, dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Situbondo mengadakan acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Mangga dengan tema "Perbanyakan Benih dan Budidaya Mangga berbasis Inovasi dalam rangka Peningkatan Daya Saing di Pasar Domestik". Acara diadakan di aula kantor Bupati Kabupaten Situbondo, dan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 18-19 Juni 2021. Acara diikuti oleh 200 orang peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang seperti petani mangga, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan swasta. Acara dibagi ke dalam empat sesi, dengan 50 orang peserta per masing-masing sesi.
Selain offline, kegiatan ini juga dapat diakses melalui zoom meeting dan youtube.

tek

Plt Kepala Balitbu Tropika, Dr. Ellina Mansyah selaku ketua panitia pada saat acara pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dan stake holder dalam meningkatkan produksi mangga, mulai dari segi budidaya, pengendalian Hama Penyakit dan penanganan pasca panen. Selain itu juga untuk mensosialisasikan varietas-varietas unggul mangga yang telah didaftarkan, seperti varietas mangga Garifta Merah, Agrigardina dan Manalagi 69, atau yang lebih dikenal dengan nama mangga Manalagi Situbondo.

tek3

Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule, MSi selaku Kepala Puslitbang Hortikultura. Beliau menyampaikan bahwa ada 3 hal penting yang harus menjadi perhatian dalam meningkatkan ekspor mangga yaitu kuantitas, produktifitas dan kontinuitas.

Kabupaten Situbondo dipilih sebagai lokasi  RPIK Mangga karena kabupaten ini merupakan salah satu sentra produksi mangga di Jawa Timur, dengan  hamparan yang sangat luas, terutama untuk varietas Arumanis-143, dan  Garifta Merah.

tek4

Bupati Situbondo yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Situbondo Drs. H. Syaifullah, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim Balitbang Kementan karena telah memilih kabupaten Situbondo sebagai lokasi RPIK Mangga dalam pengembangan dan penangkaran bibit mangga. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah daerah setempat dalam menjadikan Situbondo sebagai kota mangga.

tek5

Setelah dibuka secara resmi, maka acara dilanjutkan dengan penyampaian materi bimtek, diantaranya:

  1. Potensi pengembangan tanaman Mangga di Situbondo oleh Kiptiyah Rikawati, S.TP (Kabid. Ekonomi Bappeda Kab Situbondo)
  2. Perbanyakan benih tanaman mangga berdasarkan SOP oleh Ir. Karsinah, M.Si (Peneliti Balitbu Tropika)
  3. Peningkatan produksi dan kualitas mangga berbasis inovasi teknologi UHDP dan off season oleh Sri Yulianti, SP., M.Si (Peneliti Balitbu Tropika)
  4. Penanganan OPT dengan teknologi mode of action oleh Dr. Affandi, M.Sc ( Peneliti Balitbu Tropika)
  5. Penanganan segar Buah Mangga oleh Dr. Siti Mariana Widayanti (Peneliti Balai Besar Pasca Panen)

tek6

Semoga dengan kegiatan ini mampu menginisiasi dan meningkatkan semangat para petani mangga dan stake holder dalam memajukan komoditas mangga di Indonesia...

Produksi meningkat, petani berjaya...

 

Pin It

Comments powered by CComment