Dilihat: 193

Rapat kerja yang dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian kali ini diikuti oleh 4 Puslitbangtan : Hortikultura, Peternakan, Perkebunan dan Tanaman Pangan dengan menyertakan unit kerja yang ada dibawahnya. Rapat kerja terpadu  dengan tema di atas diharapkan akan tercapai sinergi antar unit kerja/balai untuk saling dukung dan membawa satu bendera sebagai Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kedepannya segala aspek riset dan pengembangan pada pertanian yang ada di Indonesia akan mengacu kepada Badan Litbang Pertanian, demikian ditegaskan oleh Ka Badan Fadjry Djufry pada saat pembukaan Rapat Kerja Terpadu di hotel Aria Gajyana Malang.

Salah satu program yang saat ini digagas oleh Balitbangtan adalah program SAPIRA (Kawasan Pertanian Sejahtera). Program ini akan dilaksanakan dengan melibatkan Eselon I lingkup Kementan untuk menjamin keberlanjutannya. “Upaya pemerintah untuk memaksimalkan hasil-hasil penelitian tidak hanya didukung oleh peningkatan anggaran, namun ke depan lembaga penelitian harus bersinergi dengan lembaga penelitian yang ada di kementerian lain. Upaya ini dilakukan agar tidak menciptakan ego sektoral antar lembaga penelitian, sehingga hasil-hasil penelitian mampu menunjang visi dan misi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan petani”, kembali dipaparkan oleh Fadjry.

Dan sudah bukan masanya varietas unggul baru nunggu konsumen datang tanya tapi kita lah yang akan menghantarkan/ mendatangi petani/ konsumen pemakai teknlogi hasil penelitian Litbang Pertanian. Kebun-kebun percobaan yang ada di seluruh Indonesia jangan sampai ada lagi yang diam tidak terolah, tidak produktif dan terbengkalai seperti selama ini. Juga untuk izin belajar dengan biaya sendiri agar segera diperbaiki jangan sampai mempersulit pegawai yang ingin menambah ilmunya, demikian ditergaskan kembali oleh Ka Badan Litbang Pertanian pada saat acara pembukaan tersebut

Pada pembukaan ini juga diserahkan piagam penghargaan kepada peneliti, kepala kebun percobaan dan tenaga administrasi yang ada di unit kerja Badan Litbang Pertanian. Ada 12 orang yang menerima penghargaan tersebut, salah satu dari 4 peneliti yang menerima adalah Rebin, merupakan peneliti dari Balitbu Tropika, selamat….!!!!!

Sebelum acara pembukaan yang dilaksanakan pada malam hari, siang harinya (03/04/19) dilakukan field trip ke beberapa kebun percobaan (KP Muneng-Probolinggo, KP Banjarsari -Probolinggo) dan Loka Penelitian Sapi Potong di Grati – Pasuruan. Sekalian dilakukan penanaman perdana kedele Vimar 3 di KP Muneng 1 dan Sumber Daya Genetik Mangga dan Buah Tropika lainnya di KP Muneng 2.

.

Arahan Ka Badan Litbang kepada peserta Raker Terpadu dan tanam perdana kedele di KP Muneng 1

 

 

Ka Balitbu Tropika menjelaskan sejarah mangga Agri Gardina-45 sebelum tanam perdana di KP Muneng 2 (kiri)

Ka Badan Litbangtan didampingi oleh Kapus Hortikultura dan Ka Balitbu Tropika saat tanam mangga di KP Muneng 2 (kiri)

 

Sekretaris Badan Litbangtan saat tanam mangga di dampingi oleh KTU Balitbu Tropika (kiri)

Ka Badan Litbangtan foto bersama dengan beberapa ka Balai (kanan)

 

Sambutan panitia oleh Kapus Hortikultura yang didampingi oleh Kapus Peternakan (kiri)

Pembukaan oleh Ka Badan Litbang Pertanian (kanan)

 

Rebin saat menerima piagam penghargaan yang diserahkan oleh Sekretaris Badan Litbangtan  M Prama Yufdy