JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KARAKTERISASI DAN EVALUASI BEBERAPA AKSESI TANAMAN SALAK

Sudjijo
Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika
Jl. Raya Solok-Aripan Km 8, Solok 27301

Abstrak.
Sudjijo. 2008. Karakterisasi dan Evaluasi Beberapa Aksesi Tanaman Salak.
Salak merupakan salah satu jenis buah tropika asli Indonesia yang digemari masyarakat karna rasa daging buahnya khas. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan karakteristik unggul beberapa aksesi tanaman salak yang digunakan sebagai tetua terpilih dalam perakitan varietas unggul baru. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Sumani, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, dari buan November 2006 sampai Juni 2007 menggunakan rancangan acak kelompok dengan 8 aksesi salak sebagai perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua tanaman menghasilkan bunga sempurna mandul. Tanaman salak indigenous Sumatera (SSDM-05 dan SSDP-06) menghasilkan buah dengan rasa manis kelat. Tidak ada aksesi tanaman yang menghasilkan buah ukuran besar (>61 g), sedangkan 4 nomor aksesi (SNJK-01, SPHK-03,SPHP-03, SPHP-04, SSMT-07) menghasilkan buah dengan rasa manis. Dua aksesi (SPHP-04 dan SSMT-07) menghasilkan buah yang bersifat masir. Aksesi SPHP-04 berpluang dikembangkan sebagai tetua terpilih, karena menghasilkan buah/dompol paling banyak (22 buah), rasa manis (PTT 16,77 Brix), bersifat masir, dan warna daging buah krem menarik.

Katakunci: Salacca edulis; Aksesi; Karakterisasi; Evaluasi.

Sudjijo. 2008. Karakterisasi dan Evaluasi Beberapa Aksesi Tanaman Salak. J. Hortikultura. J. Hortikultura 18(4): 373-379.

02 Nopember 2015


 

APLIKASI KALSIUM DAN BORON UNTUK PENGENDALIAN CEMARAN GETAH KUNING PADA BUAH MANGGIS (APPILCATION OF CALCIUM AND BORON FOR THE CONTROL OF YELLOW LATEX CONTAMINATION IN THE MANGOSTEEN FRUIT)

Purnama T, Poerwanto R, Efendi D
Balai Penelitian Tanaman Buah
Jl. Raya Solok – Aripan Km. 8, Solok 27301, Indonesia

Abstrak

Purnama T, Poerwanto R, Efendi D. 2013. Aplikasi Kalsium dan Boron untuk Pengendalian Cemaran Getah Kuning Pada Buah Manggis (Appilcation of Calcium and Boron for the Control of Yellow Latex Contamination in the Mangosteen Fruit). Cemara getah kuning merupakan masalah utama yang menyebabkab rendahnya mutu buah manggis. Keseimbangan ketersediaan hara kalsium (Ca) dan boron (B) dalam tanah diduga berperan penting dalam pengendalian cemaran getah kuning pada buah manggis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan kombinasi dosis kalsium dan boron yang tepat untuk mencegah cemaran getah kuning pada buah manggis. Penelitian ini dilaksanakan di Purwakarta, Jawa Barat dari Bulan Nopember 2012 sampai Juni 2013. Rancangan percobaan yang digunakan ialah acak kelompok faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas dua faktor yaitu dosis Ca (0,0; 2,5; 5,0; dan 7,5 kg/pohon) dan dosis B (0,00; 0,77; 1,55; dan 2,32 g/pohon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Ca dan B terhadap skor dan persentase cemaran getah kuning pada aril. Persentase cemaran getah kuning pada aril terendah (2,67%) diperoleh pada kombinasi dosis 5,0 kg Ca/pohon+1,55g B/pohon. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman kombinasi dosis Ca dan B untuk menanggulangi cemaran getah kuning pada buah manggis.

Katakunci: Garcinia mangostana; Kalsium; Boron; Cemaran getah kuning

Purnama T, Poerwanto R, Efendi D. 2013. Aplikasi Kalsium dan Boron untuk Pengendalian Cemaran Getah Kuning Pada Buah Manggis (Appilcation of Calcium and Boron for the Control of Yellow Latex Contamination in the Mangosteen Fruit). J. Hortikultura. 23(4) : 350 – 357.

29 Oktober 2015