JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

POTENSI KANDUNGAN ANTOSIANIN PADA DAUN MUDA TANAMAN MANGGA SEBAGAI KRITERIA SELEKSI DINI ZURIAT MANGGA
SUKARTINI, M. JAWAL ANWARUDIN SYAH

Balai Penelitian Tanaman Buah
Jl. Raya Solok – Aripan Km. 8, Solok 27301, Indonesia

Abstrak.
Sukartini, M. Jawal Anwarudin Syah. 2009. Potensi Kandungan Antosianin pada Daun Muda Tanaman Mangga sebagai Kriteria Seleksi Dini Zuriat Mangga.
Antosianin pada buah, batang, dan daun tanaman mangga terekspresi sebagai karakter warna merah, ungu, dan biru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui korelasi antara kandungan antosianin pada daun muda dengan kandungan antosianin pada kulit buah mangga, serta potensi kandungan antosianin daun muda sebagai kriteria seleksi dini terhadap warna merah kulit buah mangga. Penelitian dilakukan dari bulan Januari- Desember 2004 dan Januari – Desember 2006 di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Penelitian menggunakan 11 varietas mangga berkulit merah (Delima, Irwin, Haden, Kartikia, Saigon, Gedong, Apel, Liar, Keitt, Beruk, Ayu) dan 1 varietas mangga berkulit hijau yaitu Arumanis 143. Metode Horwitz digunakan untuk mengetahui kandungan antosianin pada daun muda dan kulit buah mangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan antosianin pada daun muda berkorelasi positif secara linear dengan kandungan antosianin pada kulit buah mangga dengan persamaan regresi Y= 60, 14+ 3,02X (r=0,83**). Kandungan antosianin pada daun muda mangga dapat digunakan untuk kriteria seleksi dini terhadap karakter warna merah kulit buah zuriat-zuriat mangga.

Katakunci: Mangifera indica; Antosianin; Korelasi; Seleksi Dini.
Sukartini, M. Jawal Anwarudin Syah. 2009. Potensi Kandungan Antosianin pada Daun Muda Tanaman Mangga sebagai Kriteria Seleksi Dini Zuriat Mangga. J. Hortikultura. 19(1) : 2327.

02 Nopember 2015


 

KARAKTERISASI DAN EVALUASI BEBERAPA AKSESI TANAMAN SALAK

Sudjijo
Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika
Jl. Raya Solok-Aripan Km 8, Solok 27301

Abstrak.
Sudjijo. 2008. Karakterisasi dan Evaluasi Beberapa Aksesi Tanaman Salak.
Salak merupakan salah satu jenis buah tropika asli Indonesia yang digemari masyarakat karna rasa daging buahnya khas. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan karakteristik unggul beberapa aksesi tanaman salak yang digunakan sebagai tetua terpilih dalam perakitan varietas unggul baru. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Sumani, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, dari buan November 2006 sampai Juni 2007 menggunakan rancangan acak kelompok dengan 8 aksesi salak sebagai perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua tanaman menghasilkan bunga sempurna mandul. Tanaman salak indigenous Sumatera (SSDM-05 dan SSDP-06) menghasilkan buah dengan rasa manis kelat. Tidak ada aksesi tanaman yang menghasilkan buah ukuran besar (>61 g), sedangkan 4 nomor aksesi (SNJK-01, SPHK-03,SPHP-03, SPHP-04, SSMT-07) menghasilkan buah dengan rasa manis. Dua aksesi (SPHP-04 dan SSMT-07) menghasilkan buah yang bersifat masir. Aksesi SPHP-04 berpluang dikembangkan sebagai tetua terpilih, karena menghasilkan buah/dompol paling banyak (22 buah), rasa manis (PTT 16,77 Brix), bersifat masir, dan warna daging buah krem menarik.

Katakunci: Salacca edulis; Aksesi; Karakterisasi; Evaluasi.

Sudjijo. 2008. Karakterisasi dan Evaluasi Beberapa Aksesi Tanaman Salak. J. Hortikultura. J. Hortikultura 18(4): 373-379.

02 Nopember 2015