JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

 

BUKU ELISA: DASAR PEMAHAMAN DAN APLIKASINYA

ELISA atau Enzyme Linked immunosorbent Assay adalah salah satu teknik molekuler yang kini telah banyak digunakan untuk mendeteksi berbagai penyakit, termasuk penyakit pada tumbuhan buah tropika. Teknik ELISA dapat dimanfaatkan sebagai alat deteksi dini, untuk mencegah kerugian akibat penggunaan bibit yang terinfeksi virus. Buku ini menyajikan gambaran mengenai immunulogi sebagai konsep dasar dikembangkankannya ELISA. Selain itu, berbagai jenis ELISA juga dibahas dalam buku ini dilengkapi oleh diagram ilustratif sehingga memudahkan pembaca memahami bagian ini. Prosedur pelaksanaan ELISA juga dijabarkan pada bagian akhir buku ini, sehingga diharapkan pemahaman ELISA yang menyeluruh dari konsep teori hingga aplikasinya dapat terpenuhi dengan baik.Buku terbitan IAARD Press tahun 2014 ini ditulis oleh salah satu Peneliti Balitbu Tropika, Riry Prihatini, S.Si, M.Sc. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi email berikut: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..

MORFOGENESIS EKSPLAN KEPING BIJI DARI TIGA KLON MANGGIS ( GARCINIA MANGOSTANA L.) PADA TIGA JENIS MEDIA DASAR [MORPHOGENESIS OF SEED SLICE EXPLANTS OF THREE DIFFERENT CLONES OF MANGOESTEEN (GARCINIA MANGOSTANA L.) ON THREE BASAL MEDIA]

Joni, YZ, Efendi D, Roostika I
Balai Penelitian Tanaman Buah
Jl. Raya Solok – Aripan Km. 8, Solok 27301, Indonesia

Abstrak.
Joni, YZ, Efendi D, Roostika I. 2014. Morfogenesis Eksplan Keping Biji dari Tiga Klon Manggis ( Garcinia mangostana L.) Pada Tiga Jenis Media Dasar [Morphogenesis of Seed Slice Explants of Three Different Clones of Mangoesteen (Garcinia mangostana L.) On Three Basal Media].
Sistem regenerasi manggis secara in vitro merupakan metode alternatif yang mendukung upaya produksi benih secara masal dari pemuliaan tanaman manggis secara bioteknologi. Dalam kultur in vitro, jenis klon dan media dasar sangat menentukan pertumbuhan biakan manggis. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respons in vitro (morfogenesis) tiga klon manggis yang dikulturkan pada tiga jenis media dasar. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen) dari bulan Januari sampai Agustus 2013. Percobaan disusun secara faktorial dalam lingkungan rancangan acak lengkap. Faktor pertama yaitu eksplan yang berasal dari tiga klon manggis (Leuwiliang, Wanayasa, dan Puspahiang). Faktor kedua adalah tiga jenis media dasar (MS, WPM, dan B5). Setiap media diperkaya dengan gula 30 g/L, phytagel 2,5 g/L, glutamin 300 mg/l, dan 6-benzyldenine (BA) 5 mg/l. Setiap perlakuan terdiri atas 25 ulangan ( botol). Dalam setiap botol terdapat tiga irisan melintang biji manggis yang berasal dari satu biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara jenis klon dengan jenis media dasar untuk peubah jumlah tunas, tinggi tanaman, jumlah daun/tunas, dan jumlah daun total. Terdapat interaksi antara jenis klon dengan jenis media dasar, yaitu untuk peubah jumlah nodul. Menariknya, penggunaan media MS menyebabkab jumlah tunas, jumlah daun total, dan jumlah nodul yang terbanyak. Tinggi tunas tertinggi diperoleh dari penggunaan media WPM dan B5. Selain itu, morfogenesis klon Wayanasa dan Puspahiang lebih baik daripada klon Leuwiliang.

Kata kunci: Garcinia mangostana L; Morfogenesis; Media dasar; Klon

Joni, YZ, Efendi D, Roostika I. 2014. Morfogenesis Eksplan Keping Biji dari Tiga Klon Manggis ( Garcinia mangostana L.) Pada Tiga Jenis Media Dasar [Morphogenesis of Seed Slice Explants of Three Different Clones of Mangoesteen (Garcinia mangostana L.) On Three Basal Media]. J. Hortikultura. 24(2):94-101.

18 Nopember 2015