JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kuning Gading, Rambutan Non Komersil Berdaging Tebal

Unik, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan rambutan yang satu ini. Rambutan koleksi plasma nutfah Balitbu Tropika di Kebun Percobaan Aripan ini benar-benar unik. Warna kulitnya yang kuning begitu menggoda setiap orang yang melihatnya. Sepintas orang akan menganggap aksesi rambutan yang satu ini memiliki karakter yang mirip dengan Rapiah, bahkan lebih unggul karena memiliki ukuran buah yang lebih besar dan daging buah lebih tebal.

Musim panen aneka komoditas buah-buahan di Balitbu Tropika sebentar lagi akan segera tiba. Diperkirakan sekitar pertengahan Januari sampai Februari buah rambutan akan melimpah di pasaran. Pada saat itu rambutan Kuning Gading juga akan matang di pohon. Sangat disayangkan buahnya tidak diminati konsumen. Cita rasa daging buahnya yang sedikit asam membuat orang enggan untuk memakannya. Walaupun demikian bukan berarti rambutan ini tidak bermanfaat. Daging buahnya yang tebal sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai produk olahan berbahan dasar rambutan. Tentu saja dengan menambahkan gula terlebih dahulu.

Rambutan Kuning Gading memiliki performa mirip varietas Lebak Bulus. Bentuk buahnya agak oval dengan rambut yang panjang dan lebat. Buahnya agak susah dipetik dari tangkainya menggunakan tangan. Panen sebaiknya dilakukan menggunakan gunting panen. Pertumbuhan pohonnya sangat vigor dengan daun yang rimbun dan buah yang sangat lebat. Jumlah buah rambutan Kuning Gading dapat mencapai 25-30 buah dalam satu tandan. Kulit buahnya agak tahan terhadap serangan penyakit embun jelaga sehingga tampilan buah menjadi tampak menarik.

Nofiarli,  salah seorang peneliti Pasca Panen di Balitbu Tropika sedang mendaftarkan paten produk olahan berbahan dasar rambutan Kuning Gading. Diharapkan produk ini dapat meningkatkan nilai tambah rambutan non komersil yang terbuang percuma saat panen raya tiba.

Sumber : Kuswandi