JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pengendalian Cemaran Getah Kuning Pada Buah Manggis

Cemaran getah kuning merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan rendahnya kualitas buah manggis. Cemaran getah kuning pada buah manggis dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

  1. Cemaran getah kuning pada bagian kulit luar buah manggis (Gambar 1) disebabkan oleh faktor dalam yaitu gangguan fisologis (pecahnya dinding sel saluran getah kuning)  dan faktor luar akibat gangguan mekanis (gesekan, benturan, memar dan gangguan lain). Getah kuning yang mencemari kulit luar buah menyebabkan penampilan buah menjadi tidak menarik.
  2. Getah kuning di bagian dalam buah manggis (Gambar 2), disebabkan oleh gangguan fisiologis, yaitu pecahnya dinding sel epiteliium saluran getah kuning akibat faktor fisiologis. Getah kuning yang mencemari daging buah menyebabkan warna daging buah berubah kuning dan rasanya pahit

Pecahnya sel epitelium dari saluran getah kuning terkait erat dengan perubahan potensial air serta ketersediaan hara Kalsium dan  Boron. Tekanan tugor yang tinggi terjadi akibat fluktuasi potensial air tanah secara drastis dalam waktu relatif pendek dan berpengaruh terhadap peningkatan tekanan dinding sel-sel saluran getah kuning baik dari dalam maupun dari luar sel. Dinding Sel saluran getah kuning yang lemah akibat kekurangan kalsium dan boron akan mudah pecah, Kalsium dan boron merupakan unsur penting dalam menyusun stuktur dinding sel.

Pengendalian Cemaran Getah Kuning
A. Menjaga kelembaban tanah
Tujuannya adalah untuk menjaga kestabilan potensial air tanah dan tekanan turgor sel tanaman sehingga buah terhindar dari kerusakan akibat getah kuning. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelembaban tanah antara lain adalah :
  • Pemberian mulsa jerami/sekam dibawah kanopi tanaman untuk mengurangi penguapan terutama selama musim kering
  • Irigasi tetes ke bidang perakaran tanaman manggis terutama selama fase pembuahan (dari bunga sampai buah siap panen).
  • Membuat saluran irigasi diantara barisan tanaman (lahan basah)

Pengairan yang teratur.

Sumber : Martias, Ellina Mansyah
Gambar 3. Cara menjaga kelembaban tanah : menggunakan mulsa A. Mulsa sekam, B. Mulsa jerami, C. Saluran drainase diantara tanaman
B. Pemupukan dengan Pupuk Kalsium
Pupuk kalsium diberikan dua kali, yaitu :
  • Pertama saat 80% bunga mekar sempurna diberikan  sebanyak 2/3 dari dosis yang dianjurkan
  • Pemberian ke-dua pada saat 28 hari setelah pemberian pertama sebanyak 1/3 dari dosis anjuran.
C. Pemupukan dengan Pupuk Boron
Pada tanaman manggis, kekurangan dan kelebihan boron dapat mengakibatkan timbulnya cemaran getah kuning pada buah manggis. Pada lahan yang memiliki kandungan boron tanah tergolong sedang (1.00 – 2.00 ppm) penambahan boron cukup pada dosis rendah. Pupuk boron diberikan satu kali pada saat 80% bunga mekar sempurna,

Cara pemberian yaitu. Pupuk disebar  secara merata di atas piringan tanah di bawah proyeksi tajuk tanaman lalu ditutup kembali dengan tanah.

Gambar 4. Proses pemberian pupuk kalsium
(kiri)Pupuk disebar  secara merata di atas piringan tanah(kanan) pupuk ditutup kembali dengan tanah

Dosis anjuran Dolomit dan Borate untuk meminimalkan cemaran getah kuning.

Pemberian kalsium (Ca)  dan Boron (B) didasarkan atas hasil analisis daun yaitu Ca < 1,25 %, dan B < 90 ppm,
Sumber  Ca: Dolomit  (Ca = 30%)
B : Borat-48 (B=14.9 %)
Sumber: Titin Purnama
Editing: Tim Website
07 April 2017