JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KANOPI PENDEK: Teknologi Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Kualitas Buah Mangga Segar.

 

KANOPI PENDEK: Teknologi Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Kualitas Buah Mangga Segar.

Kementrian Pertanian mencanangkan program peningkatan volume ekspor buah Indonesia termasuk mangga menjadi 3 kali lipat dari volume ekspor saat ini. Dalam perdagangan buah mangga segar masih menghadapi kendala mutu buah terutama oleh serangan lalat buah. Hal ini dapat diatasi dengan teknologi ramah lingkungan yaitu ‘kanopi pendek’

Pendahuluan

Tuntutan mutu buah mangga segar (terutama bebas dari lalat buah) baik untuk pasar dalam negeri terlebih untuk ekspor semakin tak terelakkan sejalan dengan meningkatnya kesadaran penduduk dunia akan manfaat buah mangga segar bagi kesehatan, sehingga hal ini akan meningkatkan permintaan buah mangga segar.
Hal ini merupakan satu tantangan tersendiri agar program peningkatan ekspor mangga menjadi 3 kali lipat dapat terwujud di masa yang akan datang.

Kendala utama dalam pemasaran buah mangga segar adalah terinvestasinya buah oleh telor lalat buah yang terikut dalam pemasaran buah, sehingga buah yang ketika mentah terlihat mulus namun setelah masak telur berkembang menjadi larva yang sangat menjijikkan konsumen. Hal ini sangat menjadi kendala terutama untuk pasar ekspor.

Salah satu teknologi konvensional yang murah dan ramah lingkungan adalah membuat  kanopi tanaman mangga menjadi pendek, yang biasanya setinggi 15-25 m menjadi maksimal 3 m dari permukaan tanah.

Manfaat Kanopi Pendek
Kanopi pendek sangat bermanfaat dalam budidaya mangga  karena perawatan tanaman menjadi lebih mudah efisien. Dengan tinggi tanaman yang hanya 3 m dari permukaan tanah maka petani dapat melakukan pembungkusan buah dengan mudah sehingga buah akan terhindar dari serangan Lalat buah dan Norda. Perawatan lain seperti pemangkasan cabang untuk memasukkan sinar matahari ke dalam kanopi dan pengendalian OPT utama dapat dilakukan dengan mudah pula.

Manfaat Lain Pembungkusan Buah
Manfaat lain dari pembungkusan buah adalah tingkat kematangan buah yang dipanen menjadi seragam. Dalam pembungkusan buah selalu dilakukan secara bertahap karena pertumbuhan buah mangga selalu bertahap. Pada pembungkusan tahap 1 maka bungkus buah di beri kode angka 1, pada pembungkusan tahap 2 maka bungkus buah diberi kode anggka 2 dan seterusnya, jarak waktu antar tahap biasanya 1 minggu. Pada saat panen pertama tiba (setelah uji sampel ) maka buah yang dipanen adalah buah dengan bungkus kode angka 1, panen berikutnya buah yang berkode bungkus 2 dan seterusnya. Dengan cara ini dapat dipastikan bahwa tingkat ketuaan buah untuk setiap tahapan panen akan seragam.

Teknik Pembentukan Kanopi Pendek
Terdapat 2 pendekatan untuk membentuk kanopi pendek pada mangga yaitu: (1) membentuk kanopi pendek sejak tanam bibit (fase juvenil), (2) membentuk kanopi pendek pada tanaman  usia produktif.

  • Pembentukan Kanopi Pendek Mulai Fase Juvenil

Bibit yang sudah ditanam di lapang setelah mencapai ketinggian 100 cm dipotong tepat di atas buku pada ketinggian 60-80 cm dari permukaan tanah. Dua minggu kemudian akan tumbuh tuas primer sebanyak 3-6 tunas. Tunas primer dipelihara selama 2-3 bulan yang akhirnya menjadi cabang primer kemudian diseleksi dan ditinggalkan 3 cabang dengan formasi segitiga sama sisi sedangkan cabang primer yang lain dibuang/digunting. Setelah 2-3 bulan masing-masing cabang primer dipotong dan ditinggalkan 1 ruas yang paling pangkal. Lebih kurang 2 minggu kemudian pada cabang primer akan muncul tunas sekunder. Setelah tunas sekunder berumur 2-3 bulan (disebut cabang sekunder) dipotong seperti pada perlakuan cabang primer sehingga diperoleh 3 cabang tersier. Dengan langkah ini maka telah diperoleh cabang tersier sebanyak: 1 pohon pokok x 3 cabang primer x 3 cabang sekunder x 3 cabang tersier = 27 cabang tersier. Setelah memperoleh 27 cabang tersier maka pemotongan harus dihentikan dan telah diperoleh tanaman dengan kanopi setinggi 1-2 m dengan bentuk menyerupai payung, dan buah bisa dijangkau (Gambar 1). Untuk mempertahankan ketinggian tanaman agar maksimal 3 m (dpt) maka cabang yang tumbuh ke atas harus selalu dipangkas sehingga pertumbuhan kanopi cenderung ke samping.

 

  • Pembentukan Kanopi Pendek Pada Tanaman Produktif

Tanaman produktif yang sudah berumur lebih dari 25 tahun dengan ketinggian tanaman lebih dari 20 m dari permukaan tanah masih dapat dibentuk menjadi tanaman kanopi pendek, dengan prosedut sebagai berikut: (a) tanaman dipupuk N (Urea) sebanyak 1 kg/pohon, (b) satu bulan setelah pemupukan batang pokok dipotong dengan menggunakan gergaji mesin pada ketinggian 100-120 cm dari permukaan tanah (Gambar 2 A), (c) 2-3 bulan setelah pemotongan tunas yang telah tumbuh disebut cabang primer (Gambar 2 B) diseleksi dan ditinggalkan sebanyak 3 cabang primer dengan formasi simetris membentuk segitiga sama sisi dan cabang yang lain dibuang, (d) setelah tunas/cabang primer berumur 3 bulan maka tunas/cabang primer dipotong untuk mendapatkan cabang tersier dengan prosedur seperti pada pembentukan tajuk pada tanaman juvenil (point 1). Dengan prosedur ini akan didapatkan tanaman dengan varietas asal dengan tajuk rendah. Untuk mempertahankan agar tanaman tetap setinggi 3 m maka pertumbuhan cabang yang ke atas harus selalu dipotong (Gb 2 c).

Penutup
Untuk meningkatkan mutu buah mangga segar agar dapat meningkatkan ekspor 3 kali lipat maka dapat ditempuh dengan teknologi ramah lingkungan sebagai berikut : (a) memperpendek tajuk agar tajuk bertahan maksimal 3 meter dari permukaantanah, (b) pembentukan tajuk pendek bisa dimulai sejak tanam bibit maupun terhadap pohon produktif yang sudah tua, (c) teknologi tajuk pendek harus diikuti dengan pembungkusan buah dan pemeliharaan/pemangkasan cabang.

Narasumber: Ir. Rebin

Pin It