JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

buah,

  • 267.000 Benih Mangga Unggul Berlabel Akan Didistribusikan Tahun 2018

    Untuk mendukung pengembangan tanaman buah-buahan di Indonesia Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika tahun 2017 dan 2018 memproduksi sebanyak 267.000 benih mangga berlabel yang terdiri dari 255.000 benih sebar dan 12.000 benih sumber.

    Produksi massal benih mangga ini adalah dalam rangka mendukung tahun perbenihan Hortikultura 2018. Benih yang diproduksi dan akan disebarkan ini terdiri dari 8 varietas mangga unggulan Kementan yaitu; Arumanis 143, Gadung 21, Agri Gardina 45, Garifta Merah, Garifta Orange dan Gedong Gincu, VUB FR-15 dan Saigon Kuning.

    Dukungan Balitbu Tropika ini diharapkan dapat menyukseskan tahun Hortikultura dan Perkebunan yang bertujuan untuk membangkitkan pertanian Indonesia.

    Uraian jumlah benih diproduksi  tahun 2017 dan 2018 yang akan disebar sbb: 

    Tahun dan Jenis Benih Varietas Jumlah (batang)
    Benih Sebar 2017 : a. Gadung-21 2.000
      b. Agri Gardina-45 3.000
      c. Arumanis-143 12.000
         
    Benih Sebar 2018 : a. Gadung-21 2.000
      b. Arumanis-143 20.000
      c. Garifta Merah 100.000
      d. Garfita Orange 60.000
      e. Agri Gardina-45 16.000
      f. Gedong Gincu 40.000
         
    Benih Sumber 2018 a. Gadung-21 750
      b. Garfita Merah 6.000
      c. Garfita Orange 2.000
      d. Agri Gardina-45 2.500
      e. VUB F-15 500
      f. Saigon Kuning 250

    Penentuan calon petani calon lahan(CPCL) ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Dirjen Hortikultura, Diperta dan Balitbu Tropika. Bagi masyarakat yang berminat bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk mengajukan diri menjadi CPCL.

    Perbenihan mangga di KP Cukurgondang

    Foto dan artikel : Tim web

  • 2800 Benih Durian Gratis Untuk Kampung Durian Kota Solok

    Selama 2 hari tanggal 19-20 Desember 2017, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika membagikan 2800 benih gratis untuk mendukung pengembangan kawasan sentra durian di Kota Solok bertajuk Kampung Durian Solok yang telah dicanangkan pada bulan Oktober lalu. Benih durian tersebut terdiri atas 5 varietas unggul yaitu Matahari, Kani, Kromo Banyumas, Sitokong dan Otong. Pembagian benih dikomando langsung Penanggung Jawab Kegiatan Perbenihan Durian sekaligus Kasi Jasa Penelitian Balitbu Tropika Panca Jarot Santoso. Pendistribusian benih selanjutnya kepada petani calon penerima dilaksanakan oleh PPL dari BPP Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

    Pengiriman benih dipusatkan di Nagari Tanjung Paku Kota Solok - Suamtera Barat untuk didistribusikan kepada 45 petani yang melingkupi luas areal 25 hektar. Sebagaimana kesepakatan sebelumnya, benih dikirim ke lokasi setelah petani calon penerima membuat lubang tanam dan tersedianya pupuk dasar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui kegiatan APBNP 2017 Direktorat Jendral Hortikultura. Kerja keras PPL dari BPP Kecamatan Tanjung Harapan selama dua bulan ini telah berhasil membina petani menyiapkan sebanyak 2800 lubang tanam yang siap untuk ditanami durian.

    Pembagian benih durian ini merupakan bagian dari Program Kementrian Pertanian yang telah mencanangkan tahun 2018 sebagai Tahun Hortikultura dan persiapannya telah dimulai tahun 2017 dengan memproduksi benih Hortikultura termasuk tanaman buah secara massal. Salah satu target capaian dari kegiatan yang dibiayai melalui DIPA Balitbu Tropika APBNP 2017 adalah tersedianya 45.000 benih durian diantaranya 10.000 benih siap distribusi di akhir bulan Desember. Pembagian ke Kampung Durian Solok merupakan pengiriman perdana dari program perbenihan tersebut. (PJS)

     

     

     

     

    Foto dan naskah : Panca JS

    Editor : Tim Web

     

  • Balitbu Tropika Kementan Siap Distribusikan 37.000 Benih Salak Unggul

    Mendukung tahun perbenihan Hortikultura 2018, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika sejak 2017 telah menyiapkan ratusan ribu benih tanaman buah, salah satunya komoditas salak. Ada 6 varietas unggul salak yang diperbanyak yaitu salak Gula Pasir (18.000 benih sebar), salak Pondoh (17.600 benih sebar), salak Madu (100 benih sumber) dan salak Sari Intan 48, 295, 541(300 benih sumber). Tahun 2018 ini, benih salak tersebut siap untuk didistribusikan kepada masyarakat.

    Salak Gula Pasir merupakan varietas unggul dari Sibetan Bali yang mempunyai keunggulan daging tebal dan rasa manis. Selain itu meskipun diperbanyak dari biji, salak Gula Pasir tetap sama produktivitasnya dibanding induknya dan dapat menyerbuk sendiri jika kondisi lingkungan sesuai yaitu minimal 500 m dpal.
    Salak Pondoh merupakan salak unggul nasional yang berasal dari Yogjakarta tetapi dapat beradaptasi baik di seluruh Indonesia.

    Permintaan pasar terhadap buah salak sangat tinggi sehingga perlu dukungan pengembangan yang luas. Balitbu Tropika siap mendukung dengan penyediaan benih salak unggul tersebut.

    Kondisi benih siap sebar di KP Aripan Balitbu Tropika

    Foto dan naskah : Tim Web

  • Bimbingan Teknis Budidaya dan Pengembangan Buah Tropika : Diperta Kota Pagar Alam

    Balitbu Tropika pada tanggal 28-29 Mei 2018 memberikan Bimbingan Teknis (BIMTEK) budidaya dan pengembangan buah tropika kepada Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan. Peserta Bimtek sebanyak 20 orang yang terdiri dari 12 orang petani dan 8 orang petugas dinas pertanian. Pelatihan diadakan di Kebun Percobaan Sumani dan Aripan Balitbu Tropika di Sumatera Barat.

    Materi pelatihan adalah tentang budidaya tiga komoditas buah tropika, yaitu Manggis, Alpukat dan Durian. Materi dan praktek lapangan disampaikan oleh peneliti dan teknisi Balitbu yaitu Dr. Panca Jarot Santoso, Dr. Martias, Sukarmin dan Bambang Kuswara.

    Kepala Dinas Pertanian Kota Pagar Alam Jumaldi Jani, SP. MM. sebagai ketua rombongan berharap dengan adanya pelatihan ini petani mampu meningkatkan kualitas buah di Kota Pagar Alam. Harapan yang sama juga disampaikan Dr. Panca Jarot Santoso selaku Kasie. Jasa Penelitian dan narasumber dari Balitbu Tropika bahwa dengan adanya pelatihan ini petani mampu mengaplikasikan pengetahuan yang telah dibagikan dan petugas dinas pertanian mampu mengambil kebijakan yang dibutuhkan oleh petani.

     

    Foto dan naskah : Tim Web

  • Ketersediaan Benih UPBS Per Januari 2018

     

    Daftar lengkap silahkan download di sini

  • Konsinyasi Dalam Rangka Revisi SOP dan Koordinasi Menjelang Kegiatan TA 2018

    Dalam rangka sosialisasi dan revisi SOP pelayanan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, serta koordinasi menjelang kegiatan TA 2018, Seksi Pelayanan Teknis Balitbu Tropika menyelenggarakan Konsinyasi selama 2 hari di Hotel Flaminggo Padang Panjang pada tanggal 22-24 Desember 2017. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah diikuti 15 peserta meliputi seluruh jajaran struktural, Ketua Kelompok Peneliti, Tim Program, Tim SDM, Kepala Kebun Percobaan Aripan dan Sumani, serta beberapa staf terkait.

    Agenda utama yang dibahas terdiri atas: Revisi SOP Balai, Penajaman program kegiatan (RTPT/RDHP) tahun 2018, dan penyusunan personalia semua pendukung kegiatan balai. Revisi SOP bertujuan untuk meningkatkan pelayanan sebagai implementasi ISO 9001:2015, sebagaimana sejak 5 tahun lalu Balitbu Tropika telah menerima sertifikat ISO dari Komite Akreditasi Nasional. Penajaman Program TA 2018 dilaksanakan untuk singkronisasi antara tuntutan program Kementrian Pertanian dengan potensi dan fasilitas yang dimiliki Balitbu Tropika. Sedangkan penyusunan SDM memiliki peran yang strategis dalam rangka membentuk tim pelaksana setiap gugus tugas agar kegiatan Balai dapat berjalan secara harmonis dan selesai dengan baik. (PJS)

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Naskah dan foto : PJ Santoso

    Editor : Tim Web

  • Ogan Komering Ulu Timur Tertarik Mengembangkan Beberapa Vareitas Unggul Badan Litbang Pertanian

    Dampak positif yang diharapakan dari diseminasi teknologi pertanian adalah respon balik dari pengguna teknologi yang diterimanya. Dari perhelatan besar yang baru dilaksanakan  di Kebun Percobaan Cukurgondang, Pasuruan, Jawa Timur, gaungnya masih bisa dirasakan oleh masayarakat hal ini terbukti gaungnya sampai ke propinsi lain bahkan ke manca negara. Gaung perhelatan ini sampai juga ke telinga Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan ditambah dengan informasi dari stafnya yang mengikuti APFE 2017 di Singapore tentang varietas mangga yang telah dilepas oleh Badan Litbang Pertanian. Untuk itu HM Kholid Mawardi selaku Bupati OKU Timur jauh-jauh dating ke KP Cukurgondang untuk melihat dan mencari informasi lebih detail tentang varietas-varietas apa saja yang cocok untuk dibudidayakan di daerahnya.

    Pada kunjungan ini HM Kholid Mawardi yang didampingi oleh 6 orang stafnya memesan 6 varietas unggulan untuk dicoba ditanam di OKU, antara lain : Agri Gardina-45, Garifta Merah, Garifta Kuning, Garifta Orange, Garifta Gading dan Gadung-21, sebagai tahap awal dengan mencanangkan akan menanam sebanyak 10 Ha sebagai sarana agrowisata. Kerjasama ini perlu dibentuk untuk mengembangkan mangga yang ada  di OKU Timur termasuk teknik Topworking untuk di aplikasikan di daerahnya " tegas Mawardi.  Kunjungan diterima oleh Kepala KP Cukurgondang Endriyanto didampingi oleh peneliti pemulia mangga Karsinah yang menjelaskan informasi tentang mangga-mangga yang ada di koleksi KP Cukurgondang.

     

     

    HM Kholid Mawardi tertarik dengan teknologi Topworking (kiri)

    Kadidat VUB hasil silangan  KP Cukurgondang yang diperhatikan Mawardi saat menerima penjelasan Karsinah

     

    Mawardi menikmati mangga alpukat (kiri)

    Menikmati mangga Garifta ala kebun didampingi kepala KP Cukurgondang Endriyanto

     

    Foto : Rusjamin Jadi Ali

    Naskah dan editing : Tim Web

    Nopember 2017

  • Padu Padan Balitbang Pertanian dan Propinsi Sumatera Barat, Membangun Pertanian Nagari

    Sebagai perpanjangan tangan Balitbangtan, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika dan BPTP Sumatera Barat merangkul Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat untuk bekerjasama mewujudkan kegiatan padu padan membangun pertanian di Sumatera Barat.

    Senin (02/07/2018), bertempat di ruang pertemuan Balitbu Tropika di Solok, tim Padu Padan Balitbangtan dan Pemda Sumatera Barat yang terdiri  dari Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Pangan, Balitbangda, BPTP Sumbar dan Balitbu Tropika melakukan rapat koordinasi lanjutan guna membahas rencana kegiatan Louncing  Benih hortikultura dan perkebunan, ekspose teknologi serta Bimbingan Teknis bagi petani di Sumatera Barat. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Balitbu Tropika dan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat pada pertengahan Agustus mendatang.

    Rapat yang dihadiri oleh Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah, Kepala BPTP Sumbar Dr. Jekvy Hendra, Kadis Pertanian Hortikultura dan Perkebunan Ir. Candra, MSi, Kadis Ketahanan Pangan Ir. Effendi, MP dan Kepala Balitbangda Dr. Reti Wafda ini juga  membahas status persiapan PENAS KTNA yang akan digelar di kota Padang tahun 2020 mendatang.

    Semoga kerjasama ini bisa mewujudkan Pertanian Sumbar yang maju dan sejahtera

    Foto : Ellina Mansyah

    Naskah dan editor : Tim Web

  • Padu Padan Balitbu Tropika dengan BPTP Riau dalam Pengembangan TTP Siak dan Tanaman Buah di Lahan Rawa

    Dalam rangka meningkatkan kerjasama dan padu padan pelaksanaan tupoksi antara Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika dengan BPTP Riau, Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah, MP. didampingi Ketua Kelti Ekofisiologi Tumbuhan Dr. Martias dan staf peneliti kelti ekofisiologi Titin Purnama, SP. MSi. melaksanakan  koordinasi dengan BPTP Riau. Koordinasi yang berlangsung pada tanggal 27 Januari 2O18 lalu bertempat di BPTP Riau di Pekanbaru. Rombongan dari Balitbu disambut oleh Kasi KSPP BPTP Riau Fahroji, STp. MSc., Penanggungjawab Taman Teknologi Pertanian (TTP) Siak Dr. Parlindungan,  Ir. Dahono, MSi. dan Nasrijon.  

    Pertemuan tersebut membahas dukungan Balitbu Tropika pada program TTP Siak untuk komoditas tanaman buah serta padu padan pelaksanaan kegiatan penelitian tahun 2018. Pertemuan dilanjutkan dengan kunjungan dan pengawalan teknologi tanaman buah di TTP Siak di Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak. TTP Siak berada di lahan rawa dengan basis utama tanaman padi. Untuk meningkatkan penghasilan masyarakat ketika tidak panen padi perlu didukung dengan tanaman hortikultura termasuk buah-buahan. Pada tahun 2017 Balitbu Tropika telah memberikan dukungan berupa penanaman beberapa tanaman buah seperti belimbing, durian, alpukat dan pisang. Berdasarkan hasil evaluasi pertumbuhan vegetatif awal jenis tanaman buah tersebut dapat tumbuh dengan baik dan sudah mulai berproduksi di lahan rawa tersebut. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman buah di lahan rawa pasang surut masih dibutuhkan teknologi spesifik lokasi.

    Kepala Balitbu Tropika Ellina Mansyah dan rombongan bersama Kasi KSPP BPTP Riau Fahroji,

    Penanggungjawab Taman Teknologi Pertanian (TTP) Siak Parlindungan,  Dahono dan Nasrijon

     

    Kunjungan  Tim Balitbu Tropika di TTP Siak

    Salah satu komoditas buah yang dibutuhkan dalam jumlah cukup besar di Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru adalah papaya. Melihat peluang tersebut, beberapa tahun terakhir masyarakat mulai membudidayakan secara intensif  komoditas ini khususnya papaya Merah Delima yang dihasilkan Balitbang Pertanian, namun pasokannya masih sangat kurang. Di Propinsi Riau,  lahan sub optimal yaitu rawa lebak dan rawa pasang surut merupakan lahan yang berpeluang dijadikan untuk pengembangan buah-buahan. Untuk maksud tersebut pada tahun ini akan dilakukan penelitian  perbaikan teknologi tanaman buah di lahan rawa lebak khususnya untuk tanaman pepaya. 

    Pada kesempatan tersebut Kepala Balitbu Tropika dan rombongan juga melakukan kunjungan dan  koordinasi untuk kegiatan pengembangan pepaya Merah Delima di daerah Pasir Putih Pekanbaru. Kegiatan ini  merupakan kerjasama antara Universitas Riau, BPTP Riau dan Balitbu Tropika. Pada daerah ini telah dikembangkan lebih dari 10 ha pepaya Merah Delima dan terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar enam juta rupiah/ha/minggu.  Kegiatan padu padan antara Balitbu Tropika dengan BPTP Riau dalam pengembangan tanaman buah diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan gizi masyarakat.

    Kebun induk pepaya Merah Delima di Pasir Putih (kiri) dan hamparan pepaya Merah Delima seluas 4 H di desa Pasir Putih Pekanbaru (kanan)

    Narasumber: Ellina Mansyah
    Editor: Tim Website  

  • Pemda Temanggung Menjalin Kerjasama Pengembangan Buah Dengan Balitbu Tropika

    Upaya tindak lanjut perjanjian kerjasama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan Pemda Kab. Temanggung diimplementasikan dengan kunjungan kerja jajaran Pemda Kab. Temanggung ke Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika). Pada tanggal 22 Maret 2018 rombongan dari Pemda Temanggung yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Temanggung Ir. C. Masrik Amin Zuhdi, MM
    dan Sekretaris Daerah Pemda Kab. Temanggung Drs. Bambang Arohman, MM melakukan kunjungan kerja ke Balitbu Tropika.Rombongan disambut langsung oleh Kepala Balitbu Tropika Dr.Elina Mansyah dan Kasie Jaslit Dr.Panca Jarot S. Pada kesempatan tersebut dipaparkan profil Balitbu Tropika oleh Dr.Panca Jarot S. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan beserta Sekda Kabupaten Temanggung sangat tertarik untuk bekerjasama dalam pengembangan buah tropika. Beberapa lahan milik pemda belum dimanfaatkan sehingga mempunyai peluang besar untuk ditanami pisang,pepaya,durian,klengkeng dan buah tropika lain yang sesuai untuk kondisi lahan di Temanggung.
    Kasie Jaslit menawarkan untuk berpartisipasi dalam penyediaan benih sumber tanaman buah tropika sehingga dapat menjadi sumber benih untuk pengembangan buah di wilayah Temanggung.
    Rombongan berkesempatan mengunjungi koleksi buah di KP.Aripan dan UPBS di KP.Sumani. Saat berada di blok Salak Sari Intan, Kepala Diperta dan Ketahanan Pangan Temanggung dan jajarannya sangat tertarik dengan rasa buah salak yang sangat manis dan berdaging tebal. Rombongan juga mengunjungi blok pisang Kepok Tanjung,Demplot tumpang sari manggis dan pisang serta blok durian yang diintegrasi dengan pisang dan pepaya.

    Semoga dengan kunjungan kerja tersebut, kerjasama pengembangan buah tropika di Kab.Temanggung dengan Balitbu Tropika dapat segera terwujud dengan dukungan penuh dari kedua pihak.

    Foto bersama di kebun koleksi (kiri) dan depan kantor (kanan)

    Saling tukar cendera mata Kepala Balitbu Tropika dengan

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Temanggung  C. Masrik Amin Zuhdi

     

    Foto dan naskah : Tim Web

     

  • Penanda Tanganan Kerjasama TNI AL Dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan

    Kerjasama TNI AL dengan Kementrian Pertanian dan Kementrian Kelautan dan Perikanan  dalam Bimbingan Teknis Terpadu Pembekalan Keterampilan TNI AL.  Penandatanganan Kerja sama bertempat di Pusat Bektram Kimal Grati Pasuruan. Hari Rabu Tanggal 21 Februari 2018 oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Mentri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, dan Mentri Pertanian diwakili oleh Ka Badan Ketahanan Pangan Dr. Agung Hendriadi. Acara ini juga dihadiri oleh UK/UPT Balitbangtan yang berada di Jawa Timur. Pada kesempatan ini Balitbu Tropika berpartisipasi mengisi stand pameran berupa benih berbagai varietas unggul mangga. Acara penandatanganan kerjasama dilanjutkan dengan peninjauan lapang dan penanaman mangga Arigardina oleh Kasal, Mentan, dan Mentri Kelautan dan Perikanan serta pejabat negara pusat dan daerah lainnya. Balitbu Tropika sebelumnya juga sudah bekerja sama dengan pusat pelatihan TNI AL  ini dengan menanam 1200 benih pepaya.

    Dari kiri ke kanan : Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan

    Ka Badan Ketahahan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi

     

    Kiri ke kanan : Peserta Bektram berkonsultasi dengan teknisi Balitbu Tropika, Ka Balai

    dan staf foto bersama dengan Susi Pujiastuti

     

     

    Ka Balitbu Tropika tanam mangga bersama Ka Badan Ketahanan Pangan

    Foto dan naskah : Ellina dan Masirul

    Editor : Tim Web

     

  • Penjajakan Kerjasama Teknis New Zealand

    Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika melalui Kebun Percobaan Cukurgondang, kembali kedtangan tamu dari Kedutaan New Zealand untuk melakukan survey awal dalam rangka menjajaki kerjasama teknis pada Penelitian dan Pengembangan Hortikultura di Indonesia. Mereka yang datang adalah Dr Allan Woolf, Dr Suzie Newman dari NZ Institute of Plant and Food Research. Tiago Wandschneider, economist consultant. Dr Felix Zulhendri science consultant. Mereka sangan interest terhadapa mangga Agri Gardina-45 (banana mango)

    Saat menikmati mangga Agri GArdina-45 (kiri) dan mangga Gadung-21 (kanan)

     

    Meninjau blok mangga Agri GArdina-45

    Foto dan naskah : Masirul dan Muryati

    Editor : Tim Web

     

     

     

     

     

  • Pertemuan Tidak Lanjut Padu Padan Program Balitbu Tropika dan BPTP Sumbar

    Padu padan kegiatan penelitian, pengkajian dan diseminasi lingkup Balitbangtan sangat diperlukan dalam menghasilkan teknologi dan pengembangan komoditas pertanian. Hari ini Selasa, 22 Mei 2018, Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah bersama koordinator program, ketua kelompok peneliti dan beberapa peneliti berkunjung ke BPTP Sumbar. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dan tindak lanjut dari kunjungan Kepala BPTP Sumbar dan beberapa peneliti ke Balitbu Tropika 18 Mei lalu. Kunjungan dan diskusi dalam dua kali pertemuan adalah dalam rangka membangun sinergi antar kedua institusi.

    Pertemuan ini berlangsung di ruangan kepala balai dan dipimpin langsung oleh Ka. BPTP Sumbar Dr. Jekvy Hendra. Materi yang dibahas dalam pertemuan ini adalah Padu Padan Inovasi Balitbangtan terkait Pemantapan Kegiatan dan Materi/Program Taman Sains Pertanian (TSP) Sukarame Koto Gaek sebagai sarana edukasi, penelitian dan agrowisata. Selain itu juga dibahas tentang merancang kegiatan di Laboratorium Diseminasi BPTP Sumbar yang berlokasi di Kota Padang.

    Saat diskusi di lapangan, tim peneliti Balitbu Tropika menyarankan untuk menanam buah tropika yang ditumpangsarikan dengan sayuran. Tanaman buah yang direkomendasikan antara lain alpokat, buah naga, pisang, salak dan melon/semangka. Semoga rencana tersebut dapat segera direalisasikan sehingga TSP Sukarame Koto Gaek dapat berjalan sesuai fungsinya.

    Naskah dn foto : Tim web

  • Serah Terima Benih Pisang Untuk Pengembangan Kampung Pisang Di Kec Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta

    Desa Terbah adalah salah satu desa di wilayah kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada umumnya mata pencaharian masyarakat Terbah adalah pertanian. Desa ini bersebelahan dengan desa Nglanggeran yang memiliki obyek wisata Gunung Purba dan Embung Nglanggeran.

    Untuk memajukan desa-desa di kecamatan Patuk, Camat Patuk Bapak R. Haryo Ambar Suwardi SH M.Sos mempunyai mempunyai program 'One village one product', sehingga setiap desa mempunyai produk andalan yang dapat mengangkat taraf hidup masyarakatnya. Sebagai contoh desa Nglanggeran telah ditetapkan sebagai kampung cokelat dengan mengolah cacao menjadi produk-produk seperti permen cokelat, bubuk cokelat instan, dan lain-lain, yang mesin pengolahannya berada di lokasi Taman Teknologi Pertanian yang dibangun oleh Balitbangtan. Untuk desa Terbah, Bapak Camat akan mencanangkan sebagai Kampung Pisang.

    Berkaitan dengan hal tersebut, pada tanggal 16 Desember 2017, bertempat di kantor kecamatan Patuk dilakukan penyerahan materi benih pisang yang berjumlah 700 benih sebar hasil perbanyakan kultur jaringan, oleh Dr. Agus Sutanto mewakili Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika kepada Bapak Camat R. Haryo Ambar Suwardi SH. M.Sos dan disaksikan oleh staf Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Dr. Trimartini Patria. Pada kesempatan tersebut turut hadir kepala desa Terbah Eko Nuryadi S.Pd.I, dan 6 kepala dusun serta para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa kecamatan Patuk (FMKP). Setelah dilakukan serah terima, benih langsung dibagi menjadi 7 (untuk 6 dusun dan FMKP) dan dibawa ke desa Terbah.

    Dengan telah dilakukan penyerahan benih pisang tersebut, Bapak Camat berharap masyarakat Terbah dapat memanfaatkan dan mengembangkan pisang tidak hanya sebagai komoditas pertanian tetapi juga komoditas industri pengolahan hasil berbasis pisang. Oleh karena itu diharapkan pendampingan teknologi oleh Balitbangtan berupa pelatihan-pelatihan terutama untuk budidaya tanaman, penanganan segar dan pengolahan hasil pisang.

     

     

     

     

     

     

     

     

    Serah terima benih pisang dari balai diwakili oleh Agus Sutanto kepada Camat Patuk R. Haryo Ambar Suwardi 

     

     

     

     

     

     

     

    Kepala Desa dan para Kepala Dusun desa Terbah dengan benih pisang untuk pengembangan Kampung Pisang

     

    Para mahasiswa FMKP yang akan ikut mengawasi program pengembangan pisang di desa Terbah bersama Camat Patuk  dan Trimartini (BPTP DIY) dan Agus Sutanto

    Foto dan naskah : Agus Sutanto

    Editor : Tim web

     

     

  • Workshop Perbenihan Tanaman Buah

    Menyambut dan mensukseskan Tahun Perbenihan Hortikultura dan Perkebunan 2018, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Kementrian Pertanian menyelenggarakan kegiatan Workshop Perbenihan Tanaman Buah. Acara berlangsung di Auditorium Balitbu Tropika di Solok tanggal 12-14 Desember 2017. Peserta workshop meliputi instansi yang terlibat dalam kegiatan dukungan perbenihan tanaman buah di seluruh Indonesia. Mereka mewakili 20 BPTP yang memproduksi benih tanaman buah pada tahun 2017, BPSB Sumbar, Diperta Kota Solok. Hadir sebagai narasumber Prof. Dr. Yusdar Hilman (wakil BP2TP), Dra. Novianti (dari Direktur Perbenihan Hortikultura), Dr. Ellina Mansyah (Ka. Balitbu Tropika) dan Drs. M. Jawal AS (Puslitbang Hortikultura). Acara dibuka oleh Kabid KSPHP Puslitbang Hortikultura Dr. Idha Widi Arsanti.

    Beberapa agenda yang dibahas selama workshop antara lain; 1) Koordinasi dan sinkronisasi kegiatan perbenihan tanaman buah tahun 2017, 2) Rencana dan sosialisasi kegiatan perbenihan 2018 dan 3) Diskusi dan koordinasi mengenai dukungan perbenihan untuk TTP dan TSP yang ada di seluruh Indonesia.
    Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan benih durian secara simbolis dari Balitbu Tropika kepada Diperta Kota Solok untuk mendukung program Kampung Durian Kota Solok.

    Para peserta dengan penuh perhatian memperhatikan materi yang dipaparkan oleh narasumber

     

    Kepala KSPHP Idha Widi Arsanti  didampingi Ka Balitbu Tropika Ellina Mansyah menyerahkan bibit durian

    Idha Widi Arsanti memberikan sambutan dan membuka workshop perbenihan buah-buahan (kanan)

     

    Foto dan Naskah : Jumjunidang danTribudianti

    Editor : Tim Web