JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Balitbangtan dukung pengembangan Manggis Varietas Ratu Kamang di daerah asalnya Kab.Agam Sumatera Barat.

Balitbangtan  dukung pengembangan Manggis Varietas Ratu Kamang di daerah asalnya Kab.Agam Sumatera Barat.
Kamang Hilir adalah salah satu nagari yang terdapat di Kecamatan Kamang Magek, Agam, Sumatra Barat. Nagari ini terletak sebelah timur laut Kota Bukittinggi dan berjarak sekitar 12 km dari kota tersebut. Pertanian di Nagari Kamang Hilir terdiri dari pertanian lahan kering (150 Ha) dan persawahan (350 Ha) dimana wilayah Nagari Kamang Hilir terbagi menjadi  17 jorong. Nagari ini memiliki kekayaan sumber daya genetik lokal tanaman manggis yang unggul. Manggis   “Ratu   Kamang”   berasal   dari   Desa   Pintu  Koto   Kamang   Hilir, Kecamatan Magek, kabupaten Agam Sumatera Barat. Manggis Ratu Kamang memiliki buah dengan bentuk bulat sampai agak lonjong (seperti jantung), warna kulit buah matang sempurna ungu tua kehitaman dengan permukaan kulit mulus. Keunggulan manggis Ratu Kamang, adalah beradaptasi baik pada ketinggian 800 – 900 m dpl. Penampilan sangat menarik dengan kulit buah mulus, getah kuning sedikit (<10%), termasuk kelas A untuk kriteria ekspor. Varietasi ini telah dilepas melalui Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No:  80/Kpts/SR.120/1/2009, demikian diinfokan oleh Dr.Elina Maansyah Kepala Balitbu Tropika.
 
 
Ratu Kamang, manggis kebanggaan Nagari Kamang adalah   ratu buah unggulan Indonesia.Namanya makin harum di pasar mancanegara.  Sejak dibukanya ekspor manggis ke China dan Eropa, memberi  peluang bagi petani di Kabupaten Agam untuk terus memperluas pengembangan, meningkatkan produksi dan mutu buah agar dapat bersaing dengan manggis dari negara lain. Badan Penelitian Pengembangan Pertanian melalui Balitbu Tropika telah memberikan dukungan terhadap pengembangan manggis di Kabupaten Agam terutama manggis Ratu Kamang.
Sejak dirilis tahun 2009 permintaan benih manggis Ratu Kamang sangat tinggi, baik itu dari wilayah Sumatera Barat dan juga luar propinsi. Untuk membantu dalam penyediaan benih tersebut Balitbu Tropika telah mendaftarkan kurang lebih 65 pohon Induk manggis Ratu Kamang, melakukan perbanyak benih sumber dan benih sebar serta mendistribusikannya di beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak 65 Pohon induk yang telah tersertifikasi oleh BPSB Sumatera Barat tersebut, berlokasi di Nagari Kamang Hilir sehingga dapat dijadikan sumber benih untuk pengembangan selanjutnya.
Tak berhenti sampai disitu dukungan Balitbu Tropika untuk pengembangan si Ratu Kamang, aksi nyata terus dilakukan. Pada Jumat  20 Desember 2019, Balitbu Tropika memperkuat basis pengembangan manggis Ratu Kamang di daerah asalnya yaitu di Nagari Kamang Hilia Kab. Agam dengan menyerahkan bantuan benih sebanyak 1500 batang. Benih tersebut secara simbolis diserahkan oleh Dr. Martias (peneliti manggis) kepada Ade Yusup Thamrin selaku Kabid Hortikultura Diperta Kab. Agam. Dalam kesempatan tersebut Dr.Martias sangat mengharapkan Manggis Ratu Kamang dapat membumi dan berkembang luas di daerah asalnya.  Benih tersebut berasal dari pohon induk manggis Ratu Kamang yang berasal dari Nagari Kamang Hilir sehingga dikembalikan lagi agar dapat dinikmati generasi masa depan didaerah tersebut, demikian ungkap Leni Marlina pelaksana perbenihan manggis di Balitbu Tropika.
Balitbangtan melalui Balitbu Tropika juga membekali masyarakat dengan pengetahuan teknik budidaya manggis melalui kegiatan Bimbingan teknis Budidaya Manggis.Bimtek ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa jorong di Nagari Kamang Hilir. Pemerintah daerah Kab. Agam dan masyarakat menyambut dengan sangat antusias hal tersebut dan mengharapkan lanjutan dukungan dan pendampingan dalam budidaya manggis.
Sumber : Tim perbenihan Balitbu Tropika

Subkategori