JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Dua puluh tahun yang lalu, Nagari Selayo dan sekitarnya merupakan wilayah sentra pisang Kepok di Kab. Solok. Saat itu pisang merupakan komoditas utama penyokong perekonomian masyarakat. Seiring berjangkitnya penyakit layu (Layu Fusarium dan Layu Bakteri) yang menyerang tanaman pisang sejak tahun 1990 an populasi tanaman ini mulai berkurang dan akhirnya saat ini hampir punah.
 
Pada tahun 2017, Balitbu Tropika bersama dengan Pemda  Kab. Solok menginisiasi penanaman Pisang Kepok Tanjung di Nagari Selayo sebagai upaya membangkitkan kejayaan komoditas pisang di Kab. Solok.
 
Kini, usaha yang dilakukan oleh Balitbu Tropika dan Pemda Kab. Solok berbuah manis. Pada 06 februari 2020, Balitbangtan yang diwakili Balitbu Tropika beserta Pemda Kab. Solok dan Bank Indonesia menyelenggarakan panen perdana Pisang Kepok Tanjung di Nagari Selayo, Kec. Kubung, Kab. Solok. Tepatnya di Kebun Pak Anjung, Petani binaan Balitbu Tropika.
 
Acara ini turut dihadiri oleh Peneliti Utama Puslitbang Hortikultura Dr. Muhammad Prama Yufdi, Direktur Buflori Dr. Liferdi Lukman, Kepala Pusat Hortikultura Dr. Hardiyanto, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumbar, Gunawan Wicaksono, Bupati Kab. Solok, Gusmal S.E, M.M dan Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah. Acara dimulai dengan kata sambutan oleh Kepala Balitbu Tropika kemudian dilanjutkan dengan dilakukan panen pisang kepok tanjung.
 
Pisang Kepok Tanjung, tidak memiliki bunga jantan (jantung) sehingga peluang tertular penyakit layu bakteri (Blood Disease Bacterium) lebih kecil dibanding pisang jenis lain. Selain itu pisang Kepok Tanjung memiliki keunggulan citarasa yang manis, sehingga cocok sebagai pisang olahan. Oleh sebab itu pisang ini sangat cocok untuk mendukung program Kementerian Pertanian tahun 2020 yaitu mendukung ekspor terutama buah tropika sebanyak 3 kali lipat.
Direktur Buflori Dr. Liferdi mengatakan, dengan keunggulan karekteristik Pisang Kepok Tanjung, maka tujuan ekspor buah pisang tanah air akan semakin meluas, terutama ke daratan Eropa.
 
Setelah melaksanakan panen, rombongan bergerak ke stand Balitbu Tropika Balitbangtan. Pada kesempatan ini Balitbu Tropika menyediakan aneka olahan pisang seperti tape pisang, nasi goreng berbahan baku pisang, mie goreng berbahan baku pisang, dan cake brownies pisang.
Kehadiran Saung Serba Usaha hasil bantuan dari Bank Indonesia turut memeriahkan acara ini. Dengan desain yang lebih modern namun tetap alami, Saung nantinya diharapkan menjadi salah satu tujuan agrowisata.
Naskah & Foto: Tim Website
 
 
Pin It