JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) merupakan salah satu sentra durian di Provinsi Bengkulu. Berbagai keragaman durian indigenous tersebar di setiap areal bercampur dengan tanaman karet dan sawit yang mendominasi kawasan pertanian. Tanaman ini umumnya berumur tua lebih dari 40 tahun bahkan ada yg 100an tahun. Namun demikian, nama Bengkulu dalam peta per-durian-an secara nasional belum muncul. 
Dalam rangka mengangkat potensi durian melalui pengembangan varietas lokal di Provinsi Bengkulu, pada Sabtu 1 Februari 2020 lalu Balitbu Tropika dan BPTP Balitbangtan Bengkulu bersinergi melakukan eksplorasi durian lokal di Kecamatan Taba Penanjung.
Tim eksplorasi terdiri atas peneliti durian Balitbu Tropika Dr.  Panca Jarot Santoso didampingi tim SDG BPTP Balitbangtan Bengkulu Ir. Miswarti, MP. dan Irma Calista Siagian,ST, M.Agr.Sc.
Melanjutkan hasil survey pendahuluan yang telah dilaksanakan sebelumnya,  eksplirasi langsung menuju lokasi target di desa Bajak 1 Kec Taba Penanjung. Di kawasan kebun milik Bp. Gusti Hermansyah yang seluas 200 ha ini terdapat lebih 200 pohon durian yang tumbuh menjulang diantara sawit dan karet. Pohon-pohon ini merupakan tanaman durian terpilih dari tumbuhan alami saat membuka kebun karet dan sawit. 
Kegiatan eksplorasi ini memilih 5 aksesi durian yang berkarakter unggul untuk dievaluasi lebih lanjut. Untuk memudahkan komunikasi, pohon terpilih diberi nama sesuai ciri khas masing-masing antara lain Selayang lonjong, Selayang bulat, Selayang tebal, Selayang kunyit, dan Selayang leles. 
Kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan entres untuk pembuatan benih. Benih yang dihasilkan nantinya akan ditanam kembali di lahan Bp. Gusti sebagai duplikat pohon induk tungal, sambil menunggu  proses pendaftaran varietas. Lahan seluas 2 ha sedang disiapkan untuk keperluan tersebut.
Foto & Naskah: Tim Website
Pin It