JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kamis, di penghujung bulan Juli 2019 sekelompok peneliti petai Balitbu Tropika yang terdiri dari Kuswandi,SP,MSi, Liza Octriana, SSi,MSc, Mega Andini, SP, dan Nofiarli, STP melakukan eksplorasi ke Tanah Datar dan Lima Puluh Kota. Data hasil eksplorasi nantinya akan digunakan untuk melengkapi draft panduan karakterisasi petai.

Eksplorasi petai kali ini cukup menguras tenaga dan emosi. Disamping harus berjalan di tengah hujan, tim petai juga sempat dipersulit salah satu walinagari di lokasi yang dikunjungi dengan birokrasi yang berbelit-belit.

Beberapa tanaman petai yang berhasil didokumentasikan tim petai rata-rata mempunyai ciri fisik yang mirip dengan petai-petai yang sudah ditemukan sebelumnya, sehingga tidak dapat digunakan untuk melengkapi draft panduan karakterisasi. Akhirnya, memasuki waktu sore, tim peneliti petai menemukan satu aksesi petai unik yang buahnya sangat lebat dan bentuk buahnya menarik dan berbeda dari aksesi lainnya. Aksesi petai ini berada di Jorong Ketinggian, nagari Sarilamak, Kecamatan Harau (Lima Puluh Kota).  Untuk mendapatkan sampel buah juga butuh perjuangan lebih. Tenaga pengemudi Balitbu Tropika yang mengantar tim petai kali ini sampai harus naik ke atap mobil dinas untuk mengambil sampel buah.

Foto dan Naskah: Tim Website

Pin It