JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

.

Kamis 22 Agustus 2019, Kepala Balitbu Tropika, Dr Ellina Mansyah beserta beberapa peneliti dan teknisi berkunjung ke penangkar benih durian dan pisang di Kabupaten Solok. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka melaksanakan pembinaan kepada penangkar benih durian dan pisang Kepok Tanjung yang ada di Kabupaten Solok.
 
Kunjungan diawali ke penangkar durian di nagari Salayo bernama Warlis Anjung. Pak Anjuang begitu beliau biasa dipanggil, mempunyai lahan seluas 40 ha di jorong Lurah Nan Tigo, nagari Salayo, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Pak Anjuang memiliki pembibitan dan tanaman durian sebanyak 4000 batang. Saat ini beliau sedang mendaftarkan durian Sabana Salayo dan Tembaga Emas. Uji observasi kedua rencananya alan dilaksanakan BPSB Sumatera Barat pada tahun ini. Kedua calon VUB merupakan hasil seleksi varietas lokal dan masuk peringkat 6 besar dalam lomba durian yang diadakan Balitbu Tropika beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan ini juga diadakan diskusi antara Balitbu Tropika, BPSB Sumatera Barat, dan Dinas Pertanian Kabupaten Solok. Diskusi hangat dilaksanakan di saung bantuan Bank Indonesia di kebun durian milik pak Anjuang. Masing-masing pihak menjelaskan peran masing-masing dalam proses pendaftaran varietas lokal. Drs. Edison HS, peneliti senior Balitbu Tropika menjelaskan peran Balitbu Tropika dalam hal ini adalah melakukan eksplorasi, karakterisasi, dan evaluasi. Kandidat unggul hasil evaluasi nantinya akan diuji oleh BPSB Sumatera Barat. Selanjutnya, Pemkab Solok sebagai pemilik materi akan memfasilitasi sampai naskah pendaftaran varietas lokal siap untuk dikirimkan ke PVT.

Kunjungan dilanjutkan ke penangkar pisang Kepok Tanjung bernama Firdaus. Penangkar pisang kepok tanjung yang akrab dipanggil dengan nama pak Kasiah ini memiliki 3000 batang pisang kepok tanjung yang beliau tanam pada lahan seluas 200 ha di Nagari Salayo. Pak Kasiah mengenang kontribusi Balitbu Tropika sampai beliau sukses menjadi penangkar benih pisang. Beliau yang awalnya hanya dibantu dua bonggol pisang kepok tanjung oleh Balitbu Tropika kemudian dg modal teknologi yang diberikan, berhasil mengembangkannya sampai berjumlah ribuan batang. Balitbu juga berkontribusi membantu beliau sampai menjadi penangkar pisang kepok tanjung yang sukses seperti saat ini.

Naskah dan Foto: Tim Website

Pin It