JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Membangkik Batang Tarandam : Membangkitkan Kejayaan Pisang Di Nagari Selayo

Balitbu Tropika, 2017. Dua puluh tahun yang lalu nagariSelayodan sekitarnya merupakan wilayah sentra pisang terutama pisang Kepok di Kabupaten Solok. Apabila kita menyusuri jalanSimpang Selayo – Sawah Suduik - Koto Ilalang – Gantungciri, sejauh mata memandang yang terlihat adalah rumpun-rumpun pisang yang tumbuh subur. Saat itu pisang merupakan komoditas utama penyokong perekonomian masyarakat. Seiring berjangkitnya penyakit layu (Layu Fusarium dan Layu Bakteri) yang menyerang tanaman pisang sejak tahun 1990 an populasi tanaman ini mulai berkurang dan akhirnya saat ini hampir punah. Berbagai usaha pengendalian penyakit layu pisang telah dilakukan oleh Pemda setempat dan Balitbu Tropika. Namun karena penyakit ini sulit dikendalikan membuat masyarakat frustasi dan mulai mengganti tanaman pisang dengan komoditas lainnya.


Sambutan dari Kepala Balitbu Tropika Dr. Mizu Istianto (kiri)
dan Ka. Dinas Pertanian Kab. Solok Ir. H. Admaizon (kanan)

Dimulai dari Jorong Lurah Nan Tigo Nagari Selayo Kecamatan Kubung Kab. Solok yang merupakan daerah perbukitan dengan tanahnya yang subur,Balitbu Tropika bersama Pemda Kab. Solok pada tahun 2017 menginisiasi penanaman pisang. Usaha ini merupakan upaya membangkik batang tarandam yang maknanya adalah membangkitkan kejayaan masa lalu komoditas pisang di nagari Selayo dan sekitarnya. Pada kegiatan ini Balitbu Tropika mendiseminasikan teknolgi budidaya pisang dan varietas unggul baru pisang Kepok Tanjung. Pisang Kepok Tanjung yang dirilis tahun 2009 adalah varietas unggul escape penyakit layu bakteri dengan potensi produksi tinggi.

Pada Kamis 16/03/2017 telah dilakukan penanaman perdana pisang Kepok Tanjung oleh Ka. Dinas Pertanian Kab. Solok Ir. H. Admaizon bersama Ka.Balitbu Tropika Dr. Mizu Istianto di Jorong Lurah Nan Tigo Nagari Selayo.Penanaman perdana ini berlokasi di lahan milik petani  (Anjuang) Ketua Kelompok Tani Serba Usaha Jorong Lurah Nan Tigo. Melalui kegiatan ini diharapkan pisang Kepok Tanjung dapat beradaptasi baik dan membangkitkan kembali sentra pisang di Kabupaten Solok.

Penyerahan bibit pisang Kepok Tanjung dari Ka Balitbu Tropika ke Ka Diperta Solok
dan penanaman perdana pisang Kepok Tanjung oleh Ka Diperta Kab. Solok

Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari MoU antara Balitbangtan dan Pemda Kab. Solok, demikian disampaikan oleh Dr. Mizu Istianto. Dalam sambutannya Ka. Dinas Pertanian menyampaikan harapannya agar pengembangan pisang Kepok Tanjung ke depannya berorentasi agribisnis sehingga dapat meningkatkan pendapatan rakyat. Pada kesempatan ini juga disampaikan pengalaman dari perwakilan Kelompok Tani Sago Lestarsi dari Kabupaten Limapuluh Kota dalam pengembangan agribisnis pisang. Kelompok tani tersebut telah melakukan kerjasama pengembangan pisang dengan Balitbu Tropika sejak tahun 2015.

Foto bersama di lahan pertanaman pisang Kepok Tanjung

 

Artikel dan foto : Tim Web
17 Maret 2017

Pin It