JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Mangga Gadung-21 Resmi Terdaftar Sebagai Varietas Unggul Baru

Balitbu Tropika, 2017. Sebelumnya Gadung 21 disinonimkan dengan Arumanis 143 karena keduanya mempunyai kemiripan penampakan morfologi, yang mana hal ini sempat menyulitkan dalam pemasaran produksi maupun produksi benihnya. Padahal keduanya mempunyai beberapa pembeda yang cukup signifikan, antara lain: (1) Gadung 21 memiliki ukuran buah lebih besar pangkal buahnya lebih bulat dibandingkan Arumanis 143, (2) Gadung 21 mempunyai kadar pati lebih tinggi (10,27%) dibanding Arumanis 143 (6,83) hal ini akan mempengaruhi perbedaan citarasa antara keduanya, dan (3) pada dendogram hasil analisa DNA keduanya mempunyai jarak yang cukup jauh (Gambar 1) hal ini mempunyai arti bahwa  antara Gadung 21 dan Arumanis 143 mempunyai sifat genetik yang berbeda.  Diskripsi buah mangga Gadung 21 dan Arumanis 143 dipaparkan pada tabel 1.

Mangga Gadung-21

Dendrogram 5 klon mangga Arumanis dan 2 klon  mangga Gadung menggunakan 30 marka mikrosatelit
dengan metode pengelompokan UPGMA

 

Tabel 1. Deskripsi Buah Mangga  Gadung 21 dan Arumanis 143
.
Sebelum didaftarkan sebagai varietas unggul, mangga Gadung 21 telah berkembang dalam skala komersial di Kabupaten Pasuruan sejak tahun 1994 melalui program Pembangunan Pertanian Rakyat Terpadu dan sekarang berkembang sebanyak 3.925 Ha dengan jumlah tanaman 337.375 pohon didukung dengan pusat pemasaran lokal, regional dan nasional. Artinya mangga Gadung 21 sudah menjadi public domain sejak tahun 1994. Produktivitas mangga Gadung 21 di Kabupaten Pasuruan 2004-2012 dipaparkan dalam lampiran  tabel 2. Akhir-akhir ini mangga Gadung 21 dihebohkan oleh mass media dengan sebutan ‘Mangga Alpukat’. Hal ini tidak lepas dari keunikan Gadung 21 yang bisa dimakan dengan sendok makan layaknya makan buah alpukat. Caranya ialah setelah buah mangga dipetik pada stadia masak pohon, kemudian bagian tengah buah diiris melingkar dengan pisau, lalu buah diputar dan dipisahkan menjadi dua bagian selanjutnya dimakan dengan menggunakan sendok makan seperti makan buah alpukat.

Bupati Pasuruan (kiri berbatik cokelat)) makan buah mangga Gadung 21 seperti makan alpukat pada acara
Festival Mangga Gadung 21 dan Gelar Produk Unggulan Sektor Pertanian Kab. Pasuruan 2014

Tabel 2. Luas lahan, produktifitas dan produksi mangga Gadung-21 di Kab. Pasuruan

Permasalahannya adalah sebelum didaftarkan benih mangga Gadung 21 belum bisa diproduksi secara massal dan dikomersialkan secara legal, dan pelabelan benih Gadung 21 masih menggunakan nama ‘Arumanis 143. Oleh karena itu Gadung 21 didaftarkan sebagai varietas unggul baru agar pengembangan dalam skala komersial, varietas Gadung 21 ini mendapatkan legalitas sebagai VUB sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Hortikultura. Mangga Gadung 21 telah didaftarkan  di Kementerian Pertanian sebagai VUB dengan SK. Mentan nomor 121/Kpts/SR.120/D.2.7/12/2016 tanggal 8 Desember 2016. Semoga barokah...aamiin


Sertifikat tanda daftar varietas tanaman mangga Gadung-21

Klik sini untuk lihat pendaftarannya


Pebruari, 2017
Naskah dan foto : Tim Mangga
Pin It