JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Program Rencana Bisnis Dan Dukungan Terhadap Kegiatan Penelitian  Unit Produksi Benih Buah Tropika Dan Kebun Percobaan Subang

Pembahasan program ini dilakukan di KP. Subang pada tanggal 28 Juli 2016. Pertemuan dihadiri oleh Kepala Balitbu Tropika, Kepala KP. Subang dan staf (Ir. Kasirin, Bpk. Lamade, dan Bpk. Warya), manajer perbenihan KP. Subang, koordinator lab Balitbu Tropika, Penjab UPBS dan Ketua tim SDM Balitbu Tropika. Hasil pertemuan adalah :

  • Rencana pengembangan KP. Subang adalah (a) tetap difokuskan sebagai tempat koleksi plasma nutfah tanaman buah dan direncanakan akan dilakukan peremajaan tanaman, penataan ulang lahan serta pemutakhiran data base lapangan, (b) untuk sumber pendapatan, lahan KP. Subang akan ditanami tanaman buah yang mulai berproduksi dalam waktu sekitar 1 tahun, memiliki peluang pasar dengan harga baik, serta tidak memerlukan perawatan yang intensif. Sebagai tahap awal, KP. Subang akan mengembangkan pertanaman pisang kapas, nangka, kepok Tanjung, dan kluthuk. Apabila realisasi penanaman ini bisa dilakukan pada awal musim hujan tahun 2016 maka pada akhir 2017 akan kelihatan peningkatan pendapatan KP. Subang. Selanjutnya akan dikembangkan diversitas tanaman buah selain pisang sebagai sumber pendapatan antara lain sirsak, semangka, jeruk dan pepaya.
  • Untuk penelitian, kegiatan yang bisa dilakukan adalah (a) perbenihan dengan lokasi kegiatan di rumah bibit, alat germinator,  rumah kasa, rumah media, (b) kultur jaringan, memanfaatkan lab kultur jaringan, (c) Bioteknologi, memanfaatkan lab uji mutu, (d) Hama dan penyakit, memanfaatkan kebun produksi, (e) ekofisiologi, memanfaatkan rumah bibit, rumah kompos, dan kebun produksi, (f) pemuliaan, memanfaatkan koleksi plasma nutfah dan rumah bibit.
  • Aktivitas lain sebagai sumber pendapatan adalah memproduksi pupuk kompos yang lokasi pembuatannya akan difokuskan pada lokasi perbenihan lama. Kantor pertemuan lama akan dijadikan sebagai tempat untuk membuat ramuan dekomposer dan pengemasan produk kompos.
  • Pemanfaatan laboratorium kultur jaringan akan difokuskan untuk produksi benih pisang dan nenas kultur jaringan. Melalui kegiatan ini juga akan dilakukan uji coba pengiriman benih pisang dan nenas kultur jaringan menggunakan kemasan plastik yang telah divakum (memanfaatkan alat yang ada)
  • Pemanfaatan laboratorium uji mutu, akan difokuskan untuk pengujian deteksi penyakit CVPD dan BBTV berbasis PCR.
  • Untuk pemanfaatan rumah bibit, langkah-langkah yang akan dilakukan adalah melakukan pemasangan paranet pada atap dengan teknik paranet diapit oleh 2 jaring kawat agar tidak mudah robek. Nilai total perbaikan diperkirakan sekitar Rp. 200 juta. Untuk tahun ini, akan dimulai perbaikan melalui penarikan PNBP senilai dana tersedia. Untuk tahun 2017 akan diusahan untuk mendapatkan dana dari on top Puslitbanghorti, kegiatan UPBS, dan perbaikan gedung (dana rutin). Untuk produksi benih, disepakati bahwa benih yang akan dibuat harus mempertimbangkan nilai jual dan permintaan pasar. Untuk itu telah ditetapkan benih buah tropika yang dibuat adalah pisang (kapas, nangka, kepok Tanjung, kluthuk, ambon), durian (merah, pelangi, matahari, tembaga), manggis, nenas, buah naga, mangga (Garifta, Agri Gardina, Gedonggincu, Gadung). Selain itu juga diproduksi tanaman tabulampot meliputi mangga, jambu air, jambu biji, kelengkeng, buah naga, belimbing. Untuk mendukung peremajaan plasma nutfah dan penataan kebun, sebagian areal rumah bibit akan digunakan sebagai tempat untuk menempatkan bibit duplikat koleksi plasma nutfah sebelum ditanam di lapang.
  • Pihak manajemen Balitbu Tropika memaksimalkan ketersediaan air untuk merealisasikan perluasan penananaman dan optimalisasi pemeliharaan tanaman buah. Kegiatan yang dilakukan adalah memanfaatkan 3 sumber air, yaitu sumber air sumur bor yang ada di blok A2, sumber air dari blok C yang telah dialirkan untuk mengisi tandon yang tersedia, serta sumber air dari waduk. Khusus untuk sumber air dari waduk belum bisa dimanfaatkan karena ada kerusakan pompa. Untuk itu, pada tanggal 1 Agustus 2106 akan dikirim tim pengairan dari Balitbu Tropika untuk memperbaiki pompa dan sistem listrik untuk pompa serta pengaliran air dari waduk ke areal pertanaman. Selain itu kepala kebun KP. Subang akan menyiapkan data gambar tentang peta jaringan pipa yang telah terpasang di lahan KP Subang yang digunakan sebagai bahan untuk evaluasi distribusi air dilahan pertanaman serta menyusun rencana optimalisasi pengairan.
  • Kebutuhan dan peningkatan SDM sangat diperlukan untuk mendukung semua program ini. Kebutuhan ideal SDM untuk KP Subang adalah 2 peneliti perbenihan, 2 penelti kultur jaringan 1 peneliti bioteknologi, 2 tenaga analis pendukung lab uji mutu, 3 tenaga trampil pendukung lab kultur jaringan, 3 tenaga tampil perbenihan konvensional serta 10 tenaga harian lepas (tenaga kebersihan dan perbenihan konvensional). Sebagai tahap awal yang akan dilakukan pada tahun 2016 adalah (a) melatih 1-2 tenaga trampil untuk mempelajari teknik produksi benih dengan metode kultur jaringan serta metode dan teknik pelaksanaan uji kesehatan benih berbasis PCR  selama 1 bulan di Balitbu Tropika, (b) Persiapan operasional lab kultur jaringan meliputi penataan rak produksi, setting peralatan kultur jaringan, cek bahan tersedia serta memulai praktek produksi pisang, (c) produksi air distilasi yang akan digunakan untuk lab kultur jaringan dan uji mutu serta sebagai sumber pendapatan PNBP lab, (d) rekrutmen tenaga analisis mendukung lab uji mutu dan kultur jaringan (1-2 orang).

Naskah: Mizu Istianto
04 Agustus 2016


Pin It