JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Kunjungan Kepala Balitbu Tropika Ke Kabupaten Bintan

Kegiatan kunjungan dilakukan pada tanggal 27 Juli 2016. Tujuan dilakukan kunjungan ini adalah untuk monitoring pelaksanaan program pengembangan tanaman salak Sari Intan yang merupakan varietas unggul baru hasil pemuliaan Badan Litbang Pertanian bekerja sama dengan Pemda Bintan dan Bpk Greg Hambali sebagai pemilik salah satu pohon tetua salak ini. Selain dilakukan kegiatan monitoring juga dilakukan pula pertemuan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bintan membahas program kegiatan pengembangan salak Sari Intan selama 5 tahun ke depan.


Kunjungan ke lokasi demoplot di daerah Ekang Enculai
Kondisi pertanaman salak Sari Intan belum maksimal karena tidak ada pengurangan anakan. Hal ini terjadi karena belum ada penjelasan program apakah salak di demoplot ini difokuskan untuk menghasilkan benih atau produksi buah atau kedua-duanya. Selain itu karena adanya perusakan pucuk tanaman menyebabkan munculnya banyak anakan. Disampaikan kepada pemilik kebun salak bahwa pertanaman salak ini difokuskan untuk produksi buah sehingga anakan harus dikurangi agar pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik dan cepat. Untuk tanaman pisang sebagai tanaman penaung, pertumbuhannya sangat baik dan telah berproduksi serta panen. Budidaya sesuai rekomendasi dengan menyisakan 2 anakan dalam satu rumpun. Hasilnya tiap tandan/tanaman  mampu menghasilkan pendapatan sebanyak rata-rata Rp.100.000. Untuk itu disampaikan kepada pemilik kebun bahwa seharusnya petani tidak perlu mengharapkan bantuan lagi dari pemerintah untuk saprodi dan upah perawatan. Seluruh kebutuhan pemeliharaan salak bisa diambilkan dari pendapatan yang diperoleh dari pisang. Artinya, hasil dari pisang bisa digunakan untuk membiayai perawatan salak dan pisang (30-50%) serta menjadi sumber penghasilan bagi petani (509-70%). Dengan model ini petani akan segera mendapat penghasilan dari pisang, kurang lebih satu tahun dari penanaman, sebelum mendapat hasil dari salak.  Model ini yang akan digunakan untuk program pengembangan salak Sari Intan yang mandiri. Keuntungan model penggunaan pisang sebagai tanaman naungan salak adalah :

  • Pertanaman pisang yang tumbuh baik dapat menjadi penaung bagi tanaman salak
  • Dalam waktu relatif pendek (kurang lebih satu tahun) petani sudah mendapat penghasilan dari pisang sebelum mendapat penghasilan dari tanaman salak sebagai tanaman utama
  • Dengan dijalankan model ini, sekaligus dilakukan pengembangan tanaman salak Sari Intan dan tanaman pisang
  • Dapat dijadikan  model pengembangan tanaman salak dan buah lain secara mandiri

Kondisi pertanaman salak Sari Intan dengan naungan pisang (bulan tanam Oktober 2015)

Pertanaman pisang sebagai naungan yang telah berproduksi

Kunjungan ke lokasi demoplot di daerah Toya Paya
Kondisi pertanaman salak cukup baik sesuai dengan umur. Tinggi tanaman optimal karena tidak ada anakan yang dipelihara. Ada satu tanaman sudah mulai berbunga dan diharapkan tidak lama lagi akan diikuti tanaman lain untuk berbunga. Kondisi tanaman pisang sangat baik dan sudah mulai panen.

Kondisi pertanaman salak Sari Intan di Toya Paya (bulan tanam Oktober 2015)

Naskah dan Foto: Mizu Istianto
03 Agustus 2016


 

 



Pin It