JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

KUNJUNGAN INIFAP MEKSIKO KE BALITBU TROPIKA : PENJAJAGAN KERJASAMA PENELITIAN BUAH TROPIKA ANTARA PEMERINTAH INDONESIA DAN MEKSIKO

Balitbu Tropika 2016. Hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia dan Meksiko telah terjalin selama lebih kurang 60 tahun. Salah satu hubungan kerjasama dibidang penelitian tanaman buah tropika mulai dirintis sejak tahun 2013. Hal ini diawali dengan pelaksanaan “The 1st Indonesia – Mexico Scientific Forum on Agricultural Science and Technology”, pada tanggal 25-29 November 2013 di Veracruz dan Guadalajara Meksiko yang diikuti oleh tim Balitbu Tropika. Tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pada tanggal 10-12 Mei 2016, tim peneliti dari INIFAP (Instituto Nacional de Investigaciones Forestales Agrícolas Pecuarias) dari Meksiko, melakukan kunjungan ke beberapa institusi di bawah Badan Penelitian  dan Pengembangan Pertanian. Dalam kunjungan tersebut tim INIFAP didampingi oleh staf dari Sekertarian Badan Litbang Pertanian dan peneliti dari Balitklimat. Kunjungan Tim INIFAP ke Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika  bertujuan untuk bertukar informasi  dan menjajagi kerja sama penelitian dan pengembangan tanaman buah tropika diantara kedua negara. Tim peneliti dari INIFAP berjumlah empat orang berasal dari beberapa disiplin ilmu dan menangani komoditi yang berbeda, yaitu Dr. Jesus Unesti, Dr. Jose Miguel Hernandes  Cruz, Dr. Elias Ortiz Cervortes, dan Dr. Andres Rebolledo Martinez.

Kegiatan yang dilakukan diawali dengan diskusi antara tim INIFAP dan tim peneliti Balitbu Tropika, dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke KP. Aripan dan KP. Sumani. Di KP.Aripan tim INIFAP mengunjungi  kebun koleksi salak, manggis, rambutan, buah naga, mangga dan nenas. Dr. Andres Rebolledo Martinez peneliti yang menangani buah tropika di INIFAP sangat tertarik dengan pengembangan buah tropika di Indonesia. Beliau menggali informasi tentang keragaman genetik, budidaya dan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan buah tropika di Indonesia. Selain itu beliau memberi respon yang positif terhadap hasil penelitian Balitbu Tropika. Menurut beliau, varietas pepaya Merah Delima dan Dapina mempunyai rasa yang manis dan tekstur yang enak. Managemen budidaya buah naga dan manggis serta perbenihan tanaman buah sangat baik dan menarik perhatian tim INIFAP.

Setelah dilakukan kunjungan lapang, Badan Litbang Pertanian yang diwakili Kabag Kerjasama bersama Kepala Balitbu Tropika, Kepala BPTP Sukarami Sumbar, peneliti Balitklimat, dan tim peneliti INIFAP melakukan “wrapping meeting” untuk menyusun rencana kerjasama penelitian dan pengembangan sebelum dilakukan penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dan Meksiko.
Hasil “wrapping meeting” merumuskan ruang lingkup kerjasama, yaitu :

  • Pertukaran plasma nutfah tanaman buah tropika, tebu, karet, dan tanaman atsiri (untuk kedua belah pihak)
  • Pelatihan penanganan pascapanen buah tropika (untuk Meksiko)
  • Pengembangan kalender tanam (untuk Meksiko)
  • Pelatihan dan pendampingan pengelolaan kebun (untuk Meksiko)
  • Kerjasama penelitian di bidang Bioteknologi (untuk kedua belah pihak)
  • Pertukaran tenaga peneliti untuk mempelajari keunggulan masing-masing negara di bidang pertanian

Tim INIFAP mengunjungi dan menggali informasi teknologi budidaya buah naga : tim INIFAP bersama Kepala Balitbu Tropika Dr. Mizu Istianto didampingi staf Sekretariat Badan Litbang Pertanian (kiri), Tim INIFAP sedang mencicipi buah naga (kanan).

Dr. Andres Rebolledo Martinez berdiskusi tentang keragaman varietas nenas bersama peneliti nanas Ir. Sri Hadiati, MP (kiri), mengunjungi kebun Manggis didampingi peneliti manggis Dr. Ellina Mansyah, MP

Tim INIFAP  bersama tim peneliti Balitbu Tropika sedang berdiskusi rencana tindak lanjut kerjasama penelitian antara dua negara penelitian (kanan), Dr. Jesus Unesti sangat tertarik dengan produk Garcie Tea yang dipromosikan oleh Noflindawati, SP, Msi.

Tim INIFAP bersama tim peneliti Balitbu Tropika foto bersama di kebun Manggis

Foto dan Naskah: Tim Web
17 Mei 2016


Pin It