JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Garci-tea MERAIH PENGHARGAAN SEBAGAI JUARA UMUM PADA CITY MICRO ENTERPRENEURSHIP AWARD (CMA) 2015

Garci-tea merupakan produk olahan berbahan baku daun dan buah asam gelugur (Garcinia atroviridis) yang merupakan tanaman buah asli dari pedalaman Kabupaten Sijunjung, Sumatera  Barat. Tanaman asam gelugur ini sudah mulai langka dan banyak ditebang sehingga hampir punah. Produk olahan ini diinisiasi oleh Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian sejak tahun 2013.

Garci-tea diproduksi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Komunitas Lokal Bioversity Nagari Latang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat yang diketuai oleh Ibu Sas Junita yang merupakan binaan Puslitbang Hortikultura dan Pemda Sijunjung. KWT yang diwakili oleh Ibu Sas Junita dan produk Garci-tea meraih juara umum pada City Microentrepreneurship Award 2015 yang dilaksanakan oleh UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia bekerjasama dengan City Foundation dan Citi Peka. Acara berlangsung pada tanggal 14 Januari 2016 bertempat di Hotel Atlet Century, Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta. Pada kesempatan ini enam kategori juara dilombakan yaitu (1) Wirausaha Mikro  berwawasan Lingkungan; (2) Wirausaha Mikro Pelestarian Budaya; (3) Wirausaha Mikro Perempuan;  (4) Wirausaha Mikro Sosial; (5) Wirausaha Mikro Muda;  dan (6) Wirausaha Mikro Terbaik. Dua dari 6 kategori lomba 2 kategori diraih oleh KWT Komunitas Lokal Bioversity dalam lomba ini yaitu  Juara 1 Kategori Wirausaha Mikro Pelestarian Budaya dan Wirausaha Mikro Terbaik  dengan menyingkirkan 330 peserta pada tahap pertama dan 18 finalis pada babak final yang datang dari seluruh Indonesia dan tampil sebagai juara umum.

SEKILAS TENTANG SEJARAH Garci-tea
Produksi teh ini berawal dari pengenalan kembali sumberdaya genetik lokal asam gelugur (Garcinia atroviridis) kepada masyarakat di tempat tumbuhnya yang sudah hampir punah dan dilupakan melalui kegiatan: ”Konservasi dan Pemanfaatan Kerabat Manggis untuk Kesejahteraan Masyarakat yang dimotori oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kegiatan dimulai pada tahun 2013 yang diawali dengan eksplorasi sumberdaya genetik lokal di Kabupaten Sijunjung dan memilih kelompok tani yang akan terlibat dalam kegiatan. Selanjutnya dilakukan perbanyakan benih dan konservasi serta menggali potensi pemanfaatannya. Aktivitas ini telah dikukuhkan dalam bentuk penandatanganan prasasti oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung.

Aktifitas ini akhirnya melahirkan produk olahan yang unik dan pertama di Indonesia yaitu teh asam gelugur yang diberi nama Garci-tea karena terbuat dari salah satu Genus Garcinia. Produk ini terus dikenal karena kandungan (-)-hydroxy-citric acid (HCA) dengan berbagai khasiat diantaranya menyerap kelebihan lemak (melangsingkan/    menurunkan berat badan), mengurangi kolesterol, melebarkan pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan melancarkan menstruasi. Pengembangan produk olahan terus dilakukan melalui fasilitasi pengadaan alat pengering daun, bahan kemasan teh, dan mendisain kemasan. Saat ini Garci-tea makin dikenal dan terus dipromosikan pada berbagai kesempatan.

Ucapan terimakasih disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung (Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Kehutanan dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan serta DPRD Kabupaten Sijunjung) atas bantuan dan kerjasamanya dalam mempromosikan produk olahan Garci-tea serta mendukung kegiatan Badan Litbang Pertanian. Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dalam membangun pertanian bioindustri dan menciptakan lapangan kerja baru di perdesaan secara berkelanjutan.

Penandatangan prasasti kegiatan konservasi dan pemanfaatan sumberdaya genetik lokal Kabupaten Sijunjung oleh Kapuslitbang Hortikultura Dr. M. Prama Yufdy, didampingi oleh Dr. Mizu Istianto (Kepala Balitbu Tropika), Yoserizal SE (Asisten II, Bupati Sijunjung), Ir. Nizam Ul Muluk MSi (Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Sijunjung), dan Dr. Idha Widi Arsanti selaku penanggung jawab kegiatan.

Perkembangan kemasan Garci-tea sejak diproduksi sampai saat ini

Pengenalan Garci-tea pada Sosialisasi hasil-hasil kegiatan Bioversity Internasional di Bogor, Juni 2015

Kontributor dan Foto: Dr. Ellina Mansyah
19 Januari 2016


Pin It