JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

PENANAMAN PERDANA SALAK SARI INTAN YANG AKAN DIKEMBANGKAN SEBAGAI IKON PRODUK BUAH KABUPATEN BINTAN

Salak Sari Intan merupakan varietas unggul baru (VUB) yang merupakan hasil kerjasama antara Badan Litbang Pertanian dengan Kabupaten Bintan melalui kegiatan pemuliaan parsitipatif. Kegiatan ini dimulai tahun 2002 dan berakhir sekitar tahun 2009 dengan menghasilkan calon VUB salak yang masih belum diberi nama tetapi dikode dengan penomoran. Tahap selanjutnya dilakukan proses pendaftaran varietas agar calon VUB ini bisa diakui sebagai VUB salak sekaligus memenuhi persyaratan untuk dikembangkan. Proses pendaftaran ini memerlukan waktu sekitar 3 tahun, yaitu mulai tahun 2008-2010 dan alhamdulillah akhirnya calon varietas salak ini diakui sebagai varietas unggul baru dengan nama Salak Sari Intan 48, 295, 541. Setelah VUB salak ini resmi didaftarkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Bintan menindaklanjuti membuat blok fondasi sebagai sumber perbanyakan benih salak Sari Intan. Perlu diketahui kegiatan untuk menghasilkan VUB tidak hanya berhenti sampai pada proses pendaftaran varietas saja, namun ada proses lanjutan yang tidak kalah beratnya, yaitu bagaimana VUB ini bisa berkembang dimasyarakat dalam skala luas dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat.  Tahapan berikutnya adalah melakukan pengembangan di tingkat pengguna. Untuk itu, pada tanggal 27 Oktober 2015,  dilakukan pencanangan pertama kegiatan pengembangan Salak Sari Intan yang dimulai di Kabupaten Bintan. Kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kabupaten Bintan dengan badan Litbang Pertanian. Dalam kesempatan ini, kepala Balitbu Tropika menyampaikan tentang program pengembangan Salak Sari Intan di Bintan, antara lain adalah :

(a) Memperluas areal tanam,
(b) Melakukan pendampingan penerapan teknologi inovasi,
(c) Membantu dalam kegiatan promosi,
(d) Menjadikan Kabupaten Bintan sebagai wilayah pengembangan kawasan agribisnis salak Sari Intan pada tahun 2018  dan
(d) Melakukan penelitian untuk menghasilkan teknologi inovasi perbanyakan benih salak melalui teknologi kultur jaringan.

Kapuslitbanghorti, sebagai perwakilan Badan Libang Pertanian, menyampaikan tentang runut kegiatan kerjasama Badan Litbang Pertanian dan Pemda Bintan untuk menghasilkan VUB salak Sari Intan, pentingnya Bintan sebagai wilayah pengembangan hortikultura mengingat lokasi yang strategis berhadapan dengan negara ASEAN terkait dengan peluang pasar, serta perlunya dukungan dari lembaga terkait dalam uopaya menjadikan salak Sari Intan sebagai produk unggulan Bintan dan mampu bersaing dalam perdagangan internasional. Pejabat Bupati Kabupaten Bintan menyampaikan dukungan sepenuhnya untuk menjadikan salak Sari Intan sebagai ikon Kabupaten Bintan dan kesiapan untuk mensuplai pasar.

Baliho ucapan selamat datang

Pertemuan Kepala Puslitbanghorti Dr. Muhammad Prama Yufdy, MSc dengan Pj. Bupati Bintan (kiri)
Penanda tanganan MoU Badan Litbangtan dan Pemda Bintan (kanan)

Kegiataan berikutnya adalah penanaman perdana bibit Salak Sari Intan di daerah pengembangan desa Ekang Anculai dan Toa Paya. Pada saat pertemuan dengan petani salak di wilayah tersebut terlihat antusias petani untuk mengembangkan salak Sari Intan ini karena memiliki rasa khas yang belum dimiliki varietas salak lainnya.

Tatap muka dengan masyarakat petani salak Kab. Bintan

 

Penanaman perdana VUB salak Sari Intan

Naskah dan Foto : Mizu Istianto
Nopember 2015


Pin It