JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

PENELITI BALITBU TROPIKA MENGIKUTI “
INTERNATIONAL  WORKSHOP IMPROVING PITAYA PRODUCTION AND MARKETING” DI TAIWAN

Berdasarkan undangan dari Food and Fertilizer Technology Center (FFTC) for the Asian and Pacific Region, Taiwan melalui Bagian Kerjasama Badan Litbang Pertanian bulan Juli 2015,  telah ditugaskan salah seorang peneliti Balitbu Tropika yaitu Ir.Irwan Muas, MP untuk mengikutinya. Acara Workshop mengenai Pitaya (buah naga) ini diselenggarakan oleh FFTC Taiwan, bekerjasama dengan Taiwan Agricultural Research Institute (TARI) dan the Southern Horticultural Research Institute (SOFRI), Vietnam. Workshop ini dilaksanakan di Fengshan, Kaohsiung, Taiwan, pada tanggal 7 – 9 September 2015. International Workshop ini dihadiri oleh perwakilan beberapa Negara, khususnya yang telah bergerak ataupun tertarik dengan komoditi buah naga (pitaya/dragon fruit), seperti Indonesia, Israel, Malaysia, New Zealand, Fillipina, Taiwan, Thailand, USA, Vietnam dan Myanmar.

Selama dua hari pelaksanaan Workshop ini, telah dibahas sebanyak 21 makalah yang berkaitan dengan berbagai aspek tanaman buah naga. Sebagai Overview Paper, adalah ; Thirty One Years of Research and Development in the Vine Cacti Pitaya Cultivation in Israel, oleh Yosef Mizrahi dari Israel. Untuk kelompok Country Reports, ada 4 makalah, salah satunya adalah dari Indonesia, yang berjudul “ Status of Dragon Fruit Cultivation and Marketing in Indonesia. Dalam makalah ini antara lain dikemukakan secara umum kondisi budidaya dan pemasaran buah naga di Indonesia saat ini, kendala yang dihadapi dalam budidaya dan pemasaran, serta program yang akan dilakukan baik dalam riset maupun pengembangannya. Cukup banyak respons dari peserta, mengenai makalah yang kita sampaikan ini.

Foto bersama peserta dan panitia Workshop

Presentasi makalah  Status of Dragon Fruit Cultivation and Marketing in Indonesia

Pada hari ketiga dari rangkaian acara Workshop, dilengkapi dengan kegiatan Field Study Tour, ke beberapa lokasi pertanaman buah naga. Dalam kunjungan lapang ini, para peserta dapat melihat langsung kondisi pertanaman buah naga yang telah dilakukan petani di Taiwan. Selain itu juga berlangsung diskusi yang cukup hangat baik  antar sesama peserta, maupun peserta dengan pengelola kebun.

(Kiri) Diskusi dalam kunjungan lapang pada salah satu lokasi pertanaman buah naga petani di Taiwan. (Kanan) Salah satu pertanaman buah naga milik petani yang sudah berumur  15 tahun

Ada beberapa perbedaan model pertanaman atau system pengelolaan tanaman buah naga yang dilakukan petani di Taiwan ini dengan yang umum dilakukan oleh petani buah naga di Indonesia. Secara umum postur pertanamannya dibentuk lebih pendek, umumnya sudah menggunakan irigasi tetes (drip irrigation) dan pembungkusan buah. Produktivitas yang tinggi dan kualitas buah yang baik adalah target utama mereka.

22 September 2015


Pin It