JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

KUNJUNGAN KEPALA BALITBU TROPIKA KE LOMBOK MENGIKUTI ACARA EXPO MANGGA SYNGENTA

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 17 September 2015 di Kecamatan Bayan Desa Sukadana. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Syngenta bekerjasama dengan Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (PRISMA), Kementerian PPN/Bappenas, Australian Government melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT). Dalam acara ini ditunjukkan keberhasilan penerapan teknologi pembuahan mangga diluar musim dengan menerapkan 2 produk  kimia yang dihasilkan Syngenta yaitu Cultar dengan bahan aktif Paklobutrazol sebagai perangsang pembungaan dan Amistar Top untuk pengendalian penyakit yang terutama menyerang bunga dan buahmuda. Pada acara ekspo tersebut ditampikan 40 tanaman mangga berumur sekitar 30 tahun sedang berbunga dan berbuah akibat  pemberian kultar. Pemberian kultar diberikan pada pertengahan bulan Januari dan kemudian tanaman berbunga pada bulan April. Namun bunga tersebut rontok karena curah hujan tinggi. Bunga kedua muncul bulan Mei dan saat ini (bulan September) sudah mulai panen. Dari hasil ekspo tersebut ada beberapa hal penting untuk ditindaklanjuti agar mangga di wilayah Lombok Utara dapat berproduksi optimal dan target off season tercapai :

  • Tanaman mangga yang saat ini telah diperlakukan dengan kultar mampu menghasilkan bunga lebih awal namun persentase fruit set belum optimal. Hal ini karena pada musim kering tanaman mangga kekurangan air sehingga menurunkan persentase bunga menjadi buah. Jalan pemecahannya adalah perlu upaya untuk meningkatkan kesediaan air pada saat musim kemarau, antara lain dengan membangun sumur dalam yang diikuti dengan sistem pengairan drip irigasi.
  • Bunga rontok pada saat musim hujan harus segera diatasi agar target off season tercapai. Salah satu cara adalah dengan pemberian pupuk daun atau KAPTAN yang mengandung unsur Kalsium tinggi dan aplikasi Amistar Top menjelang tanaman berbunga.
  • Wilayah lombok memiliki lahan potensial untuk mangga seluas 60.000 ha dan yang sudah dikembangkan sekitar 14.000 ha. Kondisi pertanaman rata-rata masih kurang perawatan sesuai rekomendasi. Sebagian besar yang ditanam adalah Arumanis dan ada 10 ha kebun mangga Gedong Gincu. Untuk itu Balitbu Tropika perlu melakukan uji coba paket teknologi budidaya mangga di wilayah Lombok agar kondisi pertanaman mangga menjadi lebih baik.
  • Terkait dengan produksi mangga yang akan semakin meningkat, perlu dilakukan kajian SCM termasuk di dalamnya adalah aspek pemasaran agar petani memperoleh harga yang wajar terutama di saat panen raya.

Acara Expo mangga di Desa Sukadana Kecamatan Bayan Lombok Utara

Kondisi tanaman yang sedang berbunga dan berbuah

Fruit set yang belum optimal karena kekurangan air di musim kemarau

18 September 2015


Pin It