JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

WORKSHOP ON RESEARCHING SEED VALUE CHAIN

Pada tanggal 19-20 Agustus 2015 yang baru lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang dalam hal ini melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura bekerjasama dengan ACIAR (Australian Centre for International Agricultural Research), University of Adelaide dan IPB (Institut Pertanian Bogor) mengadakan workshop Researching Seed Value Chain in Indonesia pada komoditas bawang merah, cabe, mangga dan jeruk yang dilaksanakan di Bogor.  Fokus komoditas tersebut dikaitkan dengan program pemerintah saat ini, dimana bawang merah dan cabe ini menjadi fokus program karena kedua komoditas hortikultura tersebu tsering menyebabkan terjadinya inflasi.  Sementara itu jeruk merupakan komoditas yang saat ini volume impornya cukup tinggi, sedangkan mangga merupakan komoditas yang mempunyai nilai kompetitif di pasar global sehingga dapat menyumbang devisa negara maupun untuk konsumsi dalam negeri sebagai penangkal atau substitusi buah impor.  Workshop ini lebih fokus lagi diarahkan pada seed value chain agar dapat mengidentifikasi permasalahan benih hortikultura yang ada saat ini.

Workshop dibuka oleh Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. Sebagai peserta workshop adalah peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropis, BPTP Jawa Barat, BPTP JawaTimur, BPTP Jawa Tengah, BPTP Kalimantan Barat, BPTP Nusa Tenggara Barat serta IPB.  Materi workshop ini terbilang cukup komprehensif, karena meliputi kebijakan pemerintah (Oleh Kapuslitbanghorti: Dr.Ir. M. Prama Yufdy), bisnis benih hingga retail produk hortikultura yang disampaikan langsung oleh pelaku bisnis hortikultura tersebut, seperti East West, Bisi, Lotte Mart, Bimandiri dan Asosiasi Logistik Indonesia.  Selain itu Prof. Thomas Reardon dari Michigan University melengkapi materi dengan memberikan gambaran pasar hortikultura Asia.

10 September 2015


Pin It