JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Balitbu Tropika Berpartisipasi Dalam International Symposium on Durian and Other Humid Tropical Fruit 2015Maneechan Resort Chanthaburi, Thailand 2-4 Juni 2015

Symposium  ini merupakan Symposium Internasional pertama di dunia yg fokusnya membahas durian dengan segala aspeknya. Walaupun demikian beberapa jenis buah lain seperti manggis, duku, dan rambutan juga dibahas secara terbatas. Sekitar 20 negara mengirimkan para ahli ataupun pengamatnya dengan total peserta sebanyak 244 orang. Indonesia diwakili oleh 4 pembicara, yaitu Panca J. Santoso, SP, MSc (Balitbu Tropika) , Prof. Roedhy Poerwanto, Dr. Darda Efendy (IPB),  Dr. M. Reza Tirtawinata (Swasta), dan empat orang maniak durian yang ikut field trip dihari ketiga.

Ada 12 makalah kunci (invited papers) yg disampaikan, 18 makalah 'oral presentation' dan 32 poster yg ditampilkan di lobby gedung. Dari seluruh materi  yg dibahas, sekitar 80% mengenai durian dan 20% mengenai buah-buahan lainnya.

Beberapa judul/materi inti tentang situasi perdurianan di dunia, diantaranya:
(1) Production, Diversity, and Utilization of Durian in Thailand.
(2) Diversity and Utilization of Durian in Malaysia.
(3) Research and Development of Durian in Vietnam.
(4) Production, Marketing, and Diversity of Durian in Indonesia.
(5) Marketing Surveys of Durian in China.
(6) Experience of Tasting Durian around the World.
(7) Postharvest Technology of Durian in Thailand.

Yang menarik dari semua paparan makalah adalah dua paper dari Indonesia yang dibawakan oleh Dr. M. Reza Tirtawinata dan Panca Jarot Santoso, SP, MSc yang menyoroti durian berdaging merah, khususnya durian Pelangi. Semua peserta terkesima karena baru tahu adanya durian warna daging merah yang bukan durian liar. Sehingga setiap peserta yang diskusi dg kita selepas presentasi selalu bertopik durian Pelangi. Diantara yang sangat tertarik adalah pengusaha ekpor-impor durian yang sangat ingin untuk terlibat dalam bisnis durian Pelangi di masa depan.
Pelajaran penting yang bisa diambil dari pertemuan ini adalah :
  • Indonesia perlu menggulirkan satu varietas durian yang dapat dijadikan icon spesifik Indonesia. Dari berbagai tanggapan peserta symposium menunjukkan Durian Pelangi memiliki potensi untuk dikembangkan karena:
-          Durian pelangi memiliki ciri yang tidak dimiliki Negara lain. Dan melalui symposium ini diakui durian ini khas Indonesia.
-          Minat pasar diluar dan di dalam negeri sangat tinggi
-          Karakteristik fisik dan organoleptik buah memenuhi syarat sebagai varietas unggul yang bisa diterima konsumen yang luas
1 Juli 2015
Pin It