JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

EDARAN KETIGA

Seminar Nasional Buah Tropika Nusantara II

Tema:

“Dukungan Teknologi dan Hasil Penelitian dalam Membangun Pertanian Bio-Industri

Buah Tropika Berkelanjutan

THE HILL HOTEL

BUKITTINGGI, 23-25 SEPTEMBER  2014

Penyelenggara

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Kementerian Pertanian

Sponsor:


LATAR BELAKANG

Kementerian Pertanian telah meluncurkan Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP 2013-2045). Hal tersebut adalah sebagai upaya memberikan acuan dan arah pembangunan khususnya di sektor pertanian ke depan. Pada SIPP tersebut dicantumkan visi dari strategi tersebut yaitu “terwujudnya sistem pertanian bio-industri berkelanjutan yang menghasilkan beragam pangan sehat dan produk pertanian bernilai tambah tinggi dari sumberdaya hayati pertanian dan kelautan tropika”. Prinsip dari pertanian bio-indusri adalah membangun pertanian berorientasi industri dimana semua proses yang terlibat memanfaatkan semua potensi yang ada, sehingga tidak ada hasil samping yang terbuang. Hasil samping suatu tahap produksi menjadi input bagi proses produksi lain untuk menghasilkan output. Pertanian bio-industri menjadi pilihan untuk masa yang akan datang,dengan  pertimbangan bahwa energi fosil makin terbatas, kelangkaan sumber daya lahan dan air, kebutuhan pangan dan energi yang semakin besar dan adanya perubahan iklim. Kesemuanya ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan enegi, mengurangi penggunaan input eksternal, mengurangi limbah serta mengurangi kebocoran hara dari ekosistem.

Konsep pertanian bio-industri berlaku untuk semua komoditas termasuk buah tropika. Buah tropika merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan. Pada sektor ekonomi mampu memberikan keuntungan yang relatif tinggi. Di bidang kesehatan,buah tropika mengandung vitamin dan mineral yang sangat diperlukan tubuh. Dalam aspek lingkungan dapat digunakan untuk penghijauan dan mitigasi perubahan iklim.  Sementara pada sektor ketahanan pangan, beberapa buah tropika dapat digunakan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras.

Di Indonesia, kegiatan penelitian tentang buah tropika dilakukan oleh beberapa institusi penelitian yaitu Balai Penelitian, Perguruan Tinggi, LIPI, perusahaan swasta dan petani. Hasil yang diperoleh sudah cukup banyak namun sebagian besar masih tersimpan di masing-masing institusi/lembaga tersebut. Untuk mendukung penerapan pertanian bio-industri pada komoditas buah tropika perlu diinformasikan hasil-hasil penelitian yang sudah diperoleh kepada semua pihak terkait, meliputi: a) perbenihan, b) budidaya, c) pasca panen, d) pemasaran, e) produk olahan, dan f) potensi limbah termanfaatkan. Informasi tersebut bermanfaat dalam menyusun rencana dan strategi pembangunan pertanian bio-industri komoditas buah tropika, sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian Indonesia ke depan. Seminar ini mengambil tema “Dukungan Teknologi dan Hasil Penelitian dalam Membangun Pertanian Bio-Industri Buah Tropika”.

TUJUAN

  1. Menginformasikan hasil-hasil penelitian  tanaman buah tropika
  2. Mensosialisasikan dan mengkomunikasikan isu-isu terbaru dalam perbuahan nasional
  3. Mengidentifikasi peluang konservasi, pembibitan, pengolahan dan pemasaran  buah tropika dalam mewujudkan pertanian bio-industri berkelanjutan
  4. Mendapatkan umpan balik, masukkan,tindak lanjut dari pengguna terhadap penerapan science, innovation, and networks dalam pengembangan buah tropika
  5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas Karya Tulis Ilmiah  (KTI)  komoditas tanaman buah pada jurnal Nasional dan Internasional.
WAKTU DAN TEMPAT

Seminar  Nasional Buah Tropika Nusantara II akan diadakan di Hotel The HILL, Jl. Laras Dt Bandaro, Bukittinggi, Sumatera Barat, Telp. 0752-35000, Fax. 0752-23800 pada tanggal 23 - 25 September 2014. Hari pertama diisi dengan presentasi pembicara kunci dan undangan, hari kedua penyampaian makalah dan poster oleh peserta seminar, dan hari ke tiga dilanjutkan dengan Field Trip ke Istana Pagaruyung (Batusangkar) dan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika di Solok.

TOPIK SEMINAR DAN MAKALAH YANG DISAJIKAN TERDIRI DARI

  • Keragaman genetik (morfologi dan molekuler), konservasi dan pemanfaatan tanaman  buah tropika
  • Perbanyakan tanaman dan manajemen pembibitan
  • Sosial ekonomi dan pemasaran
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi
  • Inovasi teknologi dan bio-industri tanaman buah spesifik lokasi
  • Ekofisiologi dan hama penyakit
  • Pasca panen dan peningkatan nilai tambah

PEMBICARA UTAMA

  1. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Penerapan Sembilan Sub Sistem Inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Pengembangan Science, Inovation dan Networking Mendukung Pertanian Bio-Industri)
  2. Prof. Dr. Pantjar Simatupang (Konsep dan Penerapan Pertanian Bio Industri berkelanjutan)
  3. Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Hasil Penelitian dan Inovasi Teknologi Tanaman Buah Tropika)
  4. Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB (Peranaman PKHT-IPB dalam Pengembangan Tanaman Buah Mendukung Pertanian Bio-Industri Berkelanjutan)
  5. Prof. Dr. Ir. Roedhy Poerwanto, MSc. (Peluang, Tantangan dan Upaya Mendorong Pengembangan Bio-Industri Tanaman Buah Indonesia Memasuki Pasar Bebas ASEAN)
  6. Kepala Balai Besar Pascapanen (Dukungan Teknologi Pascapanen dalam Meningkatkan Nilai Tambah Produk Buah Tropika dan Pembangunan Pertanian Bio- Industri)
  7. Balai Besar Mekanisasi Pertanian (Inovasi Alat dan Mesin Pertanian dalam Meningkatkan Nilai Tambah dan Bio-Industri Produk Buah Tropika)
  8. PT. Great Giant Pineapple (Model Pembangunan Pertanian Bio-Industri Berbasis Buah)
  9. PTPN VIII (Peranan BUMN dalam Mewujudkan Sistem Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Berbasis Tanaman Buah)
  10. Direktorat Budidaya dan Pascapanen Tanaman Buah (Status dan Arah Pengembangan Kawasan Buah di Indonesia)
  11. Asosiasi Eksportir-Importir Buah dan Sayuran segar Indonesia/ASEIBSSINDO (Potensi Pasar dan Daya Saing Buah Indonesia Menjelang Pasar Bebas ASEAN)

PESERTA SEMINAR

Seminar dihadiri oleh para pihak yang terkait dengan pengelolaan tanaman buah tropika, baik kapasitasnya sebagai individu maupun sebagai lembaga yang terdiri dari :

  • Lembaga Penelitian, Universitas, Lembaga Penyuluhan, Pengambil Kebijakan di pemerintah pusat, provinsi dan daerah dari sektor perbuahan
  • Lembaga non pemerintah nasional yang terkait dengan pengelolaan buah-buahan
  • Pihak swasta, petani dan pemerhati buah

KETENTUAN DAN PENYAJIAN NASKAH

  1. Naskah dapat ditulis dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Merupakan hasil penelitian primer atau review  yang belum pernah dipublikasikan.
  2. Menggunakan format penulisan ilmiah yang terdiri dari: Abstrak (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), Pendahuluan, Metodologi, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
  3. Naskah diketik dalam program MS Word pada kertas  A4, jarak 1,5 spasi dengan 4 cm dari tepi kiri dan masing-masing 3 cm dari tepi atas, kanan, dan bawah kertas, jenis huruf Times New Roman, ukuran font 12. Panjang naskah maksimal 10 halaman termasuk tabel, gambar dan lampiran.
  4. Abstrak maksimal 250 kata, diketik 1 spasi dengan ukuran font sama dengan naskah.
  5. Ukuran poster 70 x 100 cm dengan font minimal 20 dengan mencantumkan judul, penulis dan instansi.
  6. Makalah oral disampaikan dengan LCD proyektor maksimal 15 menit.
  7. Setiap makalah (oral maupun poster) dianggap dipresentasikan hanya apabila dihadiri oleh minimal salah satu penulisnya.
  8. Naskah yang diterima (presentasi oral/poster) akan dimuat dalam prosiding seminar. Naskah terpilih dan  memenuhi syarat  akan dipublikasi pada Jurnal Hortikultura.
  9. Prosiding akan diterbitkan paling lambat satu tahun setelah acara pelaksanaan.

TANGGAL PENTING

Pengiriman Abstrak

:

26 Maret-8 September2014

Seleksi Abstrak(Oral/Poster)

:

8-14 September 2014

Pengumuman seleksi abstrak (Oral/Poster)

:

15 September 2014

Pendaftaran dan pengiriman makalah  lengkap

:

15-20 September  2014

melalui email

:

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

BIAYA SEMINAR
(Sudah termasuk biaya Field Trip)

Uraian

Sebelum 26 Juli

Setelah 26 Juli

Umum Peneliti/Dosen

Rp. 300.000

RP. 350.000

Mahasiswa

Rp. 150.000

Rp. 200.000

Prosiding (CD) + Ongkir

Rp. 75.000

Dikirimkan ke:
No Rek: 0091-01-017077-50-8 BRI Cab. Solok
a/n Ir. Lukitariati Sadwiyanti

SEKRETARIAT

 

Panitia Seminar Buah Tropika Nusantara II
Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika
Jl. Raya Solok – Aripan Km.8
PO. Box 5 Solok 27301, Sumatera Barat
Telp     : 0755 20137       Fax. : 0755 20592
E-mail : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Website: http://balitbu.litbang.deptan.go.id
Contact Person:
Dra. Jumjunidang MSi  (HP:085263982123)
Dr. Ellina Mansyah MP  (HP: 081374848119)
Dr. Muryati MP (HP: 081363422868)

 

FIELD TRIP

1. Istano Pagaruyung, Batusangkar (Istana Legenda Minangkabau)

Istano Basa yang lebih terkenal dengan nama Istana Pagaruyung, adalah sebuah istana yang terletak di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkarkabupaten Tanah DatarSumatera Barat. Istana ini merupakan obyek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.

Istano Basa yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replika dari yang asli. Istano Basa asli terletak di atas bukit Batu Patah dan terbakar habis pada sebuah kerusuhan berdarah pada tahun 1804. Istana tersebut kemudian didirikan kembali namun kembali terbakar tahun 1966.

2. Danau Singkarak (Kabupaten Solok)

Danau Singkarak dengan luas 107,8 m2 merupakan danau terluas kedua setelah Danau Toba di Pulau Sumatra, Indonesia. Danau yang berada di ketinggian 36,5 meter dari permukaan laut ini terletak di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.  Jika para wisatawan yang ingin menikmati keindahan panorama Danau ini, ada beberapa titik yang perlu di singgahi yakni di Daerah Kenagarian Kacang, Paninggahan, Malalo dan Pitalah.
Namun sebahagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman.

3. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Kabupaten Solok)

Klik disini untuk informasi:
Pin It