JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Salah satu upaya Puslitbang Hortikultura untuk mempercepat adopsi Inovasi teknologi yang dihasilkan oleh litbang komoditas yaitu dengan menjalin kerjasama dengan swasta yang berkiprah di bidang hortikultura. Daya tarik komersial dari komoditas hortikultura sangat menarik bagi PT.Taru Tama Nusantara (PT.TTN) di Jember Jawa Timur.
Perusahaan ini mempunyai core bisnis bahan baku cerutu yaitu tembakau, tetapi mulai mengembangkan sayap di bidang hortikultura. Komoditas tanaman buah yang mulai ditangani antara lain durian,pisang,pepaya, kedondong, jeruk.
Untuk menjalin kerjasama ini PT TNN mengundang Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura untuk melakukan kunjungan kerja ke wilayah kerjanya. Dalam kunjungan ini Hardiyanto di dampingi oleh Seta R Agustina (Kabid KSPHP Puslitbanghorti) serta tim dari Balitbu Tropika: Tri Budiyanti, Rebin, Balitsa : Catur Hermanto (Ka Balai), Balitjestro : Taufiq Ratule (Ka Balai), Anang Triwiratno (Kasi Jaslit), Balithias : Dedeh Kurniasih (Ka Program). Kunjungan diawali dengan memperkenalkan bidang usaha perusahaan : areal pembibitan, gudang pengolahan tembakau, Litbang Perusahaan, Botani Garden (kebun plasma nutfah dan agro wisata) dan kebun percobaan MAS (Madani Agro Sejahtera). Sebagai awal kerjasama ini Ka Puslitbang Hortikultura menyerahkan benih pepaya Merah Delima,Semangka Serif Saga dan beberapa benih sayur hasil penelitian Badan Litbang Pertanian kepada Komisaris Utama PT TNN Abdul Kahar Muzakir. Rintisan kerjasama ini akan dilanjutkan dengan penanda tangan MoU untuk  memperkuat kerjasama ini.
Pada sambutannya Ka Puslitbang Hortikultura didampingi para peneliti memperkenalkan teknologi inovasi hortikultura yang telah dihasilkan Balitbangtan Kementan.

Ka Puslitbang Hortikultura yang didampingi oleh para peneliti saat memaparkan teknologi inovasi
yang telah dihasilkan Badan Litbang Pertanian

 

Ka Puslitbang Hortikultura diskusi dengan salah satu Komisaris PT TNN Abdul Kahar Muzakir (kanan)
Komisaris PT TTN dan management memaparkan profil perusahaan (kiri)

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1990 dengan nama Koperasi Taru Tama Nusantara yakin bahwa peluang dan perkembangan bisnis hortikultura sangat menjanjikan, sehingga pada tahun 2019 ini mendirikan PT MAS yang lebih serius untuk mengembangkan komoditas sayur, buah dan tanaman hias. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan menghadapi perubahan pasar tembakau yang menurun sehingga tenaga kerja yang besar dan sudah memiliki pengalaman budidaya tanamaman akan tetap bisa bekerja dengan aneka bidang usaha pertanian baik hortikulura maupun usaha tanaman industri lainnya, demikian penjelasan Direktur Operasional PT TNN Rony Yuswanto dan Manager R&D Iryono.
Sebagai terobosan percepatan kerjasama Balitbu Tropika akan memperkenalkan calon varietas unggul pisang olahan dan VUB komoditas buah lainnya. Semoga kerjasama ini dapat segera berjalan agar komoditas hortikultura Indonesia dapat berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan rakyat.

Penyerahan cindera mata dari salah satu Komisaris PT TTN Agusta ke Ka Puslibang Hortikultura
Penyerahan benih pepaya Merah Delima dan aneka sayuran oleh Ka Puslitbang Hortikultura

 Naskah dan Foto : Tribudianti dan Khoirul

Pin It