JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pada tanggal 5 Juli 2018 di Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pertanian diadakan Globally Important Agruculture Heritage Systems (GIAHS) yang di hadiri oleh :

  1. Kementrian Luar Negeri
  2. Dirjen ketahanan pangan
  3. Kapus Distribusi Cadangan pangan
  4. Kapuslitbanghortikura diwakili oleh Ka Balitbu Tropika
  5. Pemda Bali
  6. Universitas Udayana
  7. FAO representative of Indonesia.

Kegiatan ini terkait dengan sistim pertanian sebagai warisan budaya dunia. Bertujuan menjaga ketahanan pangan, mengembangkan model inovatif yang melibatkan partisipasi masyarakat . Kata kunci kegiatan adalah :

Pemberdayaan masyarakat, lanskap yang mengagumkan, merupakan komoditas penting, dan sustainable.

Judul proposal yang dibahas adalah Integrated Agroforestry System of Abian Salak in Karang Asem, Bali.

Saran2 yang diberikan Balitbu Tropika adalah

I. Pada latar belakang Agar menjelaskan tentang nilai global komoditas salak yang belum tercover pada proposal yaitu

  1. Merupakan komoditas indigenous asli indonesia,
  2. memiliki nilai gizi dan khasiat kesehatan yang bagus yaitu Tanin, serat, pektin, betakaroten, dll.
  3. Termasuk komoditas ekspor potensial
  4. Merupakan komoditas buah2an prioritas disamping mangga, manggis, dan pisang

 II. Penyajian data proposal sebagian besar dalam bentuk narasi saja.

  1. Sebaiknya disajikan dalam bentuk data kuantitatif.
  2. Kolaborasi berbagai pihak terkait belum terlihat dalam bentuk pembagian tugas.

 III. Acara dilanjutkan dengan teleconference dengan Sekretariat GIAHS FAO di Roma. Fokus diskusi :

  1. Agruculture system merupakan major point
  2. Sampaikan significance terhadap lokasi target
  3. Cara penulisan mengikuti template
  4. Action plant di buat padat, simpel, complete, siapa mengerjakan apa, dilengkapi dengan time frame.
  5. Buat menjadi lebih unik untuk global
  6. Jangan terlalu banyak yang dicover sehingga tidak fokus.
  7. Mengembangkan tempat2 unik warisan budaya sistem pertanian yang ada di Indonesia

Akan diadakan konsinyasi untuk penyempurnaan proposal pada tanggal 17 sd 19 juli di Denpasar Bali dengan menghadirkan tim GIAHS  lengkap termasuk tim dari kabupaten Karang Asem Bali.

Susana diskusi (kiri) dan saat telekonferen (kanan)

Foto dan naskah : Ellina Mansyah

Editor : Tim Web

Pin It