JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Rakor PUI ke-7 Tahun 2018: Ajang Silaturahim Lembaga Litbang Unggul Indonesia

Acara ini berlangsung pada tanggal 14-15 Mei 2018 bertempat di gedung Konservasi Kebun Raya Bogor dengan mengambil tema: "Melangkah Bersama Menguatkan Produktivitas Lembaga". Acara pada hari pertama ditekankan pada pembahasan tentang sinergi yang telah terbentuk antar lembaga PUI. Adapun acara pada hari kedua lebih diarahkan pada penguatan sinergi dan silaturahim antara lembaga PUI, tim pakar, dan pengurus serta para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti. Hadir pada pertemuan ini, wakil dari PUI Buah Tropika yaitu Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah dan Ketua PUI Dr. Sukartini. End product yang berdaya saing tinggi merupakan tujuan akhir untuk membentuk sinergi antar lembaga PUI. Kemampuan menentukan end product dan berinteraksi untuk mencari keunggulan lembaga sendiri dan lembaga lain akan menentukan posisi suatu lembaga sebagai koordinator kegiatan/pemilik end product (L1) atau lembaga pendukung untuk mencapai end product (L2). Ibarat suatu tanaman, pohon adalah sinergi yang terbentuk, L1/beberapa L1 adalah cabang utamanya, sedangkan L2/beberapa L2 adalah rantingnya, dan end product sebagai buahnya.
Di Acara ini berkumpul 106 pusat unggulan Iptek. Terdapat 1537 program yang bisa dikerjasamakan dan 20 diantaranya dapat menjawab isu nasional dan kebutuhan industri.Kedepan PUI diharapkan sebagai ujung tombak pembangunan Indonesia. Balitbu Tropika tergabung kedalam klaster pertanian dan pangan dengan 66 end product yang terdiri dari:
1. Teknologi pemuliaan dan benih tanaman
2. Budidaya dan penambahan lahan sub optimal
3. Pasca panen
4. Teknologi Ketahanan dan Kemandirian Pangan.

Pada kesempatan ini Balitbu Tropika menjalin:
1. Rintisan sinergi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) untuk riset perbanyak massal dengan kultur jaringan salak.
2 . Rintisan sinergi dengan BB Biogen untuk riset peningkatan edible portion mangga (Agrigardina)
3. Sinergi dengan BB Pasca Panen untuk riset coating buah tropika dimulai tahun 2019.
4. Sinergi dengan Universitas Jambi dan Balitkabi untuk riset reklamasi bekas tambang dengan pemanfaatan miko kompos yang dimulai tahun 2018.

Pada kesempatan ini, secara paralel juga berlangsung diskusi dengan tim pakar masing-masing lembaga PUI. Tim pakar PUI Buah Tropika terdiri dari Dr. Ahmad Dimyati dan Prof. Irfan Suliansyah. Acara diakhiri dengan penyampaian jumlah end product dari masing2 klaster (ada 6 klaster) sampai pada analisis antara biaya riset yang telah dikeluarkan dibanding dengan keuntungan yang telah/akan diperoleh dari end product yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga
litbang, serta capaian terkini yg dapat menjawab tuntutan kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan yg besar.

Sumber : Tim PUI Balitbu Tropika

Pin It