JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika dan BPTP Riau bersinergi dalam mendukung pengembangan pepaya Merah Delima di Riau. Pengembangan Pepaya Merah Delima di Riau telah dimulai sejak tahun 2014 oleh Nasri Joni. Beliau adalah petani sekaligus teknisi di BPTP Riau. Lokasi pengembangan berada di Siak Hulu Kab. Kampar.  Nasri Joni bersama beberapa  petani bekerjasama menanam papaya Merah Delima di lahan milik Universitas Islam Riau (UIR). Buah hasil panen dari kebun tersebut dipasarkan di seputar  Kota Pekanbaru. Cita rasa papaya Merah Delima yang manis sangat disukai konsumen bahkan dijuluki sebagai papaya Madu.

Kondisi pertanaman pepeya merah delima di lapangan

 

Nasri joni dan Hendri Toni mendaftarkan pohon induk Merah Delima ke BPSB Riau

 

Permintaan konsumen yang cukup tinggi mendorong Nasri Joni dan kawan- kawan untuk menambah areal pengembangan yang awalnya hanya 1 Ha sekarang menjadi 12 Ha. Prospek pasar yang baik dan minat petani yang tinggi Balitbu Tropika bekerjasama dengan BPTP Riau untuk mengakselerasi pengembangan papaya Merah Delima di wilayah Riau. Salah satu  terobosan yang dibuat yaitu  dengan menginisiasi petani penangkar benih papaya Merah Delima untuk memenuhi kebutuhan benih di Riau. Pada hari Jumat 8 September 2017 tim Balitbu yang dipimpin oleh Makful SP,MSi. berkoordinasi dengan BPTP Riau dan BPSB TPH Bun Propinsi Riau untuk mengidentifikasi dan mendaftarkan calon pohon induk Pepaya Merah Delima.

Peneliti Balitbu Tropika dan BPTP Riau meninjau kondisi perrtanaman pepeya Merah Delima di lapang

 

Foto : Makful, Noflindawati

Naskah : Tim web


 

 

Pin It