JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Petani di desa Segati, Kecamatan Langgam bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah melakukan pengembangan manggis sejak 9 tahun yang lalu. Lahan yang diusahakan yaitu seluas 99 hektar dalam satu hamparan. Varietas manggis yang dikembangkan di Kabupaten Pelalawan ini adalah Ratu Tembilahan dan Kaligesing.

Panen perdana manggis ini secara simbolik dilakukan oleh Bupati Pelalawan, M. Harris pada tanggal 28 Januari 2019 dan dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, BPTP Riau, seluruh SKPD lingkup Kabupaten Pelalawan, Dinas Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, kepala desa dan kelompok tani.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pelalawan sejak awal penanaman tahun 2009 sampai sekarang telah bekerja sama dengan Balitbu Tropika dalam memberikan pendampingan teknologi budidaya kepada petani manggis. Manggis ini telah mulai berbuah tahun 2016 saat berumur 7 tahun.

Kepala Balitbu Tropika yang pada kesempatan ini diwakili oleh Dr. Martias dalam sambutannya mengatakan bahwa tanaman manggis ini hendaknya tetap dikelola secara baik dengan penerapan inovasi teknologi budidaya yang sudah pernah diberikan kepada petani. “Peluang ekspor manggis ke manca negara dan potensi pasar domestik sangat besar. Upaya untuk pengolahan hasil sudah saatnya untuk diprogramkan supaya Kabupaten Pelalawan menjadi kawasan dan pusat agrobisnis manggis di masa depan,” katanya.

Kepala BPTP Riau menyarankan bahwa lahan terbuka di antara manggis masih memungkinkan dioptimalkan dengan pananaman tanaman sela dan BPTP akan melakukan pengkajian terkait dengan pengolahan hasil.

Selanjutnya Bupati Pelalawan, M. Harris dalam arahannya menyampaikan bahwa petani harus sungguh-sungguh dalam memelihara tanaman maggis yang menjanjikan untuk peningkatan sumber pendapatan masyarakat. “Pemerintah daerah mendukung dan senantiasa memfasilitasi petani agar manggis menjadi komoditas andalan di samping kelapa sawit dan jeruk yang baru dikembangkan di Kabupaten Pelalawan” ujarnya.

Kepala Dinas Pangan dan Hortikutura, Ir Syahfalefi, MSi dalam sambutannya juga menyampaikan akan selalu memberikan pembinaan dengan penguatan kelembangaan petani, jaringan pasar, kerjasama dengan eksportir, serta pengolahan hasil. Sesi terakhir dalam acara ini adalah makan bersama dengan Bupati dan petani manggis dengan suasana keakraban dan kekeluargaan.

Sumber dan foto: Martias Ma'ad
Editor: Tim Website

 

Pin It