JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

“Padu Padan Balitbangtan dan Pemda dalam membangun pertanian Sumatera Barat”

Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno bersama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Dr. Hardiyanto pada hari ini 28 Agustus 2018, melaksanakan kegiatan serah terima benih tanaman hortikultura dan perkebunan serta pencanangan nagari inovasi di Sumbar. Acara yang berlangsung di Balitbu Tropika di Solok Sumatera Barat ini dihadiri oleh segenap jajaran Pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota di Sumatera Barat, Perguruan Tinggi, Kepala Balai Lingkup Puslitbang Hortikultura, Kepala BBP2TP,  Kepala BPTP Sumbar,Kepala BPTP provinsi terdekat, petani calon penerima benih atau CPCL, Muspika dan undangan lainnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan padu padan Balitbangtan dengan Pemerintahan Daerah dalam membangun pertanian di Sumatera Barat. Pada sambutannya Gubernur Sumbar menyampaikan perlunya inovasi teknologi dalam pengelolaan potensi daerah yang ada, dilakukan secara bersama antara pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi dan masyarakat sehingga hasilnya lebih optimal.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan padu padan Balitbangtan dengan Pemerintahan Daerah dalam membangun pertanian di Sumatera Barat. Pada sambutannya Gubernur Sumbar menyampaikan perlunya inovasi teknologi dalam pengelolaan potensi daerah yang ada, dilakukan secara bersama antara pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi dan masyarakat sehingga hasilnya lebih optimal. Kepala Balitbangtan  menyampaikan bahwa sejak tahun 2017-2018 Balitbu Tropika telah memproduksi sebanyak 533.000 benih buah-buahan seperti durian, mangga, manggis, alpukat, pisang, salak, papaya, sukun, jengkol dan petai. BPTP Sumbar juga memproduksi benih hortikultura seperti kentang sebanyak 25 ton, buah-buahan seperti durian, manggis dan jeruk sebanyak 46.500 batang dan benih tanaman perkebunam seperti karet, kopi dan kakao sebanyak 26.500 batang. Sebagian benih tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk mendukung program BEKERJA Kementerian Pertanian. Untuk Sumatera Barat, Balitbu Tropika  telah didistribusikan sebanyak lebih kurang 120.000 benih dari 9 komoditas dan sebanyak 13.150 akan didistribusikan pada acara hari ini (28/08/2018). Sementara BPTP Sumbar juga telah mendistribusikan sebagian benih tersebut kepada masyarakat. Gubernur Sumbar menyapaikan pesan kepada petani penerima bantuan  untuk bersungguh-sungguh membudidayakan benih komoditas yang diterima sampai berbuah dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Disampaikan oleh Ka. Balitbangtan bahwa kegiatan  ini bukan hanya sekedar menyerahkan benih dan seremonial, tetapi ke depan harus berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk tanaman buah-buahan, perkebunan dan tanaman tahunan lainnya, dalam jangka panjang diharapkan akan terbentuk sentra atau kawasan atau sentra produksi. Kerjasama berbagai pihak diperlukan untuk mengawal pencapaian tujuan tersebut. Sebagai unit kerja Balitbangtan yang berada di daerah, Balitbu Tropika dan BPTP Sumbar telah ikut serta dalam pembangunan pertanian di Sumatera Barat, baik dalam hal pendampingan teknologi langsung di lapangan, pembinaan melalui BIMTEK maupun mengangkat potensi komoditas unggul lokal menjadi unggul nasional.

Berdasarkan keberhasilan Balitbangtan membangun pertanian di Sumbar, maka hari ini  dicanangkan kegiatan untuk membangun Nagari Inovasi secara komprehensif, tidak hanya menggerakkan pertanian tapi juga memasukan unsur kelembagaan dan wisata yang dikelola secara bersama. Nagari yang dipilih sebagai contoh untuk tahun ini adalah Nagari Matur Mudik Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Untuk pembangunan Nagari Inovasi ini, Balitbu Tropika akan mendistribusikan sebanyak 500-1000 benih tanaman alpukat. Bersamaan dengan acara ini, Balitbangtan dan PEMDA Sumbar juga menggelar pameran berupa produk yang dihasilkan oleh masing-masing nagari binaan. Menurut Kepala Balitbu Tropika Dr. Elina Mansyah, beberapa nagari binaan Balitbu Tropika yang berpartisipasi adalah Nagari Latang Kabupaten Sijunjung dengan produk Garci Tea, Nagari Selayo menampilkan buah dan benih pisang Kepok tanjung, aneka olahan pisang, kompos limbah batang pisang (Basteco). Petani binaan BPTP Sumbar menampilkan cabe blok, cabe giling dalam kemasan, cabe bubuk, bubuk coklat, bio urine, serta Balitro dengan teh gambir dan jeli gambir.

Untuk menjaring potensi buah unggulan lokal, Balitbu Tropika sudah melakukan lomba alpukat unggul Sumbar. Selama acara lomba telah dinilai 12 jenis/aksesi alpukat unggul yang dikirimkan oleh masyarakat. Panitia lomba telah menetapkan  3 jenis/aksesi alpukat unggulan yaitu dari Harau Lima puluh Kota, Salimpaung Tanah Datar dan Pasaman Barat. Mudah-mudahan sinergi antara Balitbangtan dengan Pemerintahan Daerah dalam pembangunan khususnya  sektor pertanian semakin meningkat dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat luas..

Foto dan Naskah: Tim Website

 

Pin It