JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Informasi teknologi inovatif yang dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika  memerlukan media diseminasi yang tepat agar  dapat sampai ke pengguna untuk dapat digunakan. Keberhasilan kegiatan diseminasi ditentukan oleh frekuensi, cara, waktu, lokasi serta saluran diseminasi yang digunakan. Agar lebih efektif sasaran yang dituju dari diseminasi tersebut adalah mengintegrasikan semua saluran media diseminasi yang disebut dengan Diseminasi Multi Chanel (DMC).

Balitbu Tropika, Rabu 7 Maret 2018 menyelenggarakan Workshop Teknik Pembuatan Materi Diseminasi untuk Media Sosial (Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan SDM dalam mengemas informasi untuk disebar luaskan ke pengguna. Materi workshop disampaikan oleh Wisnu Aji dari Good News From Indonesia (GNFI).

Disampaikan oleh Wisnu Aji bahwa, media sosial merupakan media yang paling banyak digunakan saat ini, baik untuk mencari informasi maupun dalam mendiseminasikan informasi ke pengguna. Media sosial sangat bermanfaat untuk membangun koneksi, merawat jejaring, memperluas dampak, mendapatkan informasi, “branding”. Karakteristik pengguna media sosial yang umumnya berusia muda, kurang suka membaca informasi berupa kalimat-kalimat yang panjang dan lebih suka melihat gambar dan menonton video. Informasi yang akan kita sebarkan melalui media social harus dikemas semenarik mungkin agar sampai kepada pengguna. Intinya materi diseminasi untuk media social harus dibuat berupa informasi singkat, padat, menarik dan jelas. Diharapkan dengan penyegaran dari pakar media sosial melalui workshop ini informasi tentang inovasi teknologi buah tropika semakin tersebar luas.

Naskah dan Foto: Tim Website

Pin It