JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Koordinasi Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian dilaksanakan pada tanggal 4-6 Oktober 2017 dengan tema ‘TIK untuk Pembangunan Pertanian Indonesia’. Bertempat di Hotel Aria Centra Surabaya

Pembukaan dilaksanakan oleh Kasubbag Data dan Informasi, Bagian Perencanaan, Sekretariat Balitbangtan Dhani Gartina, S.Kom, M.Kom. mewakili Sekretaris Badan Litbang Pertanian, dalam sambutan dan arahan Sekrataris Balitbangtan yang disampaikan oleh Dhani Gartina, antara lain menyampaikan “pengelola TIK untuk tetap semangat dalam menyampaikan informasi inovasi teknologi pertanian di masing-masing satker dalam penderasan isu-isu penting yang mendukung pembangunan pertanian. Pengelolaan informasi dan penderasan informasi dilakukan melalui media online, diharapkan TIK tidak hanya sebagai supporting system tetapi sebagai pengambil keputusan”.  Terakhir dalam arahannya, Gartina menyampaikan bahwa “dukungan data dan informasi dari masing-masing Satker sesuai tupoksi nya dalam penyebaran TIK ke depan sangat diperlukan”.

Pada acara tersebut juga telah dipresentasikan beberapa topik penting antara oleh Pusdatim, Kementerian Pertanian mengenai Strategi dan Tata Kelola Teknologi Informasi di Kementan. “Kebijakan Pengelolaan Informasi Publik” dipresentasikan oleh Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan. Adapun point-point penting antara lain: (a) setiap Informasi bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap Pengguna Informasi Publik; (b) Setiap orang berhak untuk memperoleh Informasi Publik sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

Selanjutnya presentasi dari praktisi publikasi Wahyu Aji dari Indonesian Good News yang memaparkan perlunya memilah milih sarana komunikasi sesuai dengan tujuan dan segmentasi pengguna informasi kemudian disusul presentasi dari praktisi IT Andri Yadi Co Founder Dycodex yaitu “Internet of Things (IoT) dan penerapannya” menyampaikan bahwa sebuah objek yang memiliki kemampuan untuk mentrasfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer.

Sedangkan Puslit dan Balai Besar lingkup Balitbangtan dalam sesi panel mempresentasikan antara lain Rencana/Konsep/Strategi Pengembangan Sistem Informasi/Aplikasi dalam Pembangunan Pertanian dan Pengelolaan Informasi Inovasi Pertanian

Jumlah peserta koordinasi sebanyak 80 orang terdiri dari penanggung jawab dan pengelola TIK di Unit Kerja (UK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Balitbangtan. Gartina juga menyampaikan bahwa “koordinasi TIK dilaksanakan setiap tahun diikuti oleh UK/UPT lingkup Balitbangtan dengan tujuannya antara lain melihat perencanaan TIK dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian”.  

 

Khoirul Mu'minin@2017